PURBALINGGA, HarianBernas.com ? Menteri Kesehatan Nila F Moeloek mengapresiasi sejumlah perusahaan di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah karena menyediakan ruang laktasi bagi ibu menyusui.
“Di sini ada 46 perusahaan yang sebagian besar buruhnya perempuan usia muda. Mereka punya anak kecil di rumah,” ujar Menkes Nila di Purbalingga, Kamis (11/8/16).
Menkes mengungkapkan penyediaan ruang laktasi di perusahaan didasari oleh keprihatinan bupati dan wakil bupati Purbalingga. Angka anak kurang gizi, katanya, di Kabupaten Purbalingga masih tinggi.
Nila menduga tingginya angka anak kekurangan gizi karena banyaknya jumlah ibu yang seharusnya masih menyusui tetapi bekerja.
Namun, pihaknya tidak menyalahkan para ibu yang bekerja dikarenakan tuntutan ekonomi keluarga. Menkes melanjutkan bahwa Bupati Purbalingga meminta perusahaan untuk memberikan hak menyusui. Salah satunya harus ada tempat untuk laktasi dan menyiapkan lemari pendingin untuk menyimpan air susu ibu (ASI) sehingga bisa dibawa pulang.
Saat mengunjungi salah satu perusahaan, Menkes melihat ruang laktasi yang disediakan cukup sempit sementara jumlah ibu menyusui ada 50 orang.
Sehingga mereka harus bergantian menggunakan ruang laktasi.
Lebih lanjut, Nila mengimbau perusahaan-perusahaan untuk memperhatikan ruang laktasi bagi karyawannya.

