Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Pemprov Papua Siap Koordinasi dengan Pemprov DIY Pasca Aksi Demo

Oleh: Redaksi Bernas•18 Juli 2016
Pemprov Papua Siap Koordinasi dengan Pemprov DIY Pasca Aksi Demo
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Pemerintah Provinsi Papua siap berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pasca aksi demo pekan lalu..."

🗓️ Dipublikasikan pada 18 Juli 2016.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita daerah terbaru →

JAYAPURA, HarianBernas.com – Pemerintah Provinsi Papua siap berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk mendengar dan menyelesaikan persoalan terkait pelajar dan mahasiswa dari Papua yang bersekolah dan kuliah di Kota Yogyakarta pasca aksi demo pekan lalu.

“Pemerintah Papua akan berkoordinasi dengan pemerintah DIY untuk melihat persoalan di sana,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua, Hery TEA Dosinaen di Kota Jayapura, Selasa (19/7/16).

Koordinasi ini dilakukan guna menanggapi persoalan pelajar dan mahasiswa asal Papua di Yogyakarta saat menggelar aksi demo pada pekan lalu. Selain itu, adanya pernyataan-pernyataan rasis bermunculan di media sosial karena aksi demo yang dilakukan di asrama mahasiswa Papua di Jalan Kusumanegara.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat khususnya pelajar dan mahasiswa Papua untuk mengedalikan diri dan mudah terprovokasi dengan kepentingan tertentu. Ia mengajak untuk bersikap bijak dalam menyikapi permasalahan.

Sekda Provinsi Papua Hery TEA Dosinaen akan terbang ke Yogyakarta guna menyelesaiakan persoalan yang sempat menjadi perhatian warga Yogyakarta dan terjadi kericuhan.

“Wakil Pemerintah Papua akan ke sana berkoordinasi dengan pemerintah DIY, untuk melihat situasi dan kondisi yang ada di sana,” katanya.

Sebelumnya, Rabu dan Kamis (13-14/7/16) pelajar dan mahasiswa Papua menggelar aksi demo yang menyatakan dukungan separatisme Papua Barat di asrama mahasiswa Papua.

Aksi tersebut ditanggapi oleh elemen masyarakat Yogyakarta yang menolak gerakan tersebut, Jumat (15/7/16).
 

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram