4 Makanan Khas Bandung yang Tidak Bisa Ditolak David Laly

BANDUNG, HarianBernas.com – Pemain kelahiran Papua yang baru saja tanda tangan kontrak dengan Persib Bandung, David Lalysemakin akrab dengan kuliner khas Bandung.
Setelah hampir tiga bulan memutuskan untuk tinggal di Kota Kembang, David Laly semakin terbiasa dengan berbagai makanan olahan khas Sunda yang merupakan identititas dari masyarakat Jawa Barat, khususnya di kota Bandung, tempat dirinya tinggal dan beraktifitas bersama tim barunya.
Setelah sekian lama tinggal di kota Bandung dan sudah mencoba menikmati berbagai macam kuliner yang tersaji di rumah makan maupun warung jajanan, hampir setiap hari pemain yang lahir di Papua ini selalu mencari empat jenis makanan khas kota Bandung.
Keempat makanan yang selalu ia cari adalah baso tahu, kupat tahu, batagor dan nasi liwet.
Menurutnya, empat jenis makanan tersebut tidak akan didiamkan ketika disuguhkan di hadapannya.
Berbagai macam makanan khas Sunda sudah akrab di lidahnya setelah dirinya memuturkan untuk hijrah dari Persipura ke Pelita Bandung Raya (PBR) pada tahun 2014 lalu.
Masterclass AI & Fullstack — Sertifikasi Google Gratis
Kuasai AI, Cloud, dan Fullstack Development. Akses 100+ slide interaktif di Slid1st Academy.
Warta Pilihan Redaksi:
BERNAS Growth Academy: Belajar Investasi & Web3 dari NolSebelumnya ia hanya ingin mencicipi keempat makanan khas Bandung tersebut.
Namun, setelah hampir setiap hari merasakan maknana tersebut, batagor, nasi liwet, tahu bakso dan kupat tahu menjadi makanan wajib ketika dirinya berada di kota Bandung.
“Empat makanan yang saya suka sekali adalah kupat tahu, batagor, baso tahu dan nasi liwet.
Itu makanan yang sangat enak sekali, saya selalu memakannya.
Tidak bisa dikatakan enaknya seperti apa,” kata David Laly saat ditemui pada Minggu 13 Maret 2016.
David Laly tidak membantah jika keempat makanan tersebut menjadi salah satu alasan yang membuat dirinya semakin betah tinggal di kota Bandung.
Selain itu, adanya jaminan dari manajemen Persib terkait nasibnya di masa yang akan datang, dimana dirinya merupakan salah satu dari 19 pemain yang melakukan tanda tangan kontrak selama dua musim akan membuatnya lebih lama tinggal di kota kembang.
Bagi David Laly, kota Bandung merupakan kota kedua baginya.
Selain makanan, ada bebarapa hal yang menjadikannya betah tinggal di kota Bandung.
Selain banyak makanan enak yang ia sukai, lokasi yang sangat strategis, cuaca yang nyaman serta masyarakatnya yang ramah, terutama di lingkungan Persib semakin membuatnya nyama tinggal di Bandung.
📊 Survei Kilat BERNAS
Apakah Anda tertarik kuliah lagi?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Income Sharing Agreement
Tidak perlu bayar uang kuliah! Kuliah S1/D3 di UNMAHA, kampus pencetak pengusaha. Bayar hanya 15% dari gaji setelah Anda bekerja.

Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Benteng Marlborough, Benteng yang Menyimpan Sejarah Masa Lalu
Ikan Keumamah, Hidangan Nikmat Para Pejuang
Eksotisnya Istana Ratu Boko, Bangunan Termegah Pada Abad Ke-8
Gua Tompangnge, Guanya Kelelawar di Parepare
Menikmati Wisata Budaya dari Candi yang Terletak Paling Tinggi di Jogja
Candi Ijo, Candi Indah di Lereng Bukit, Letaknya Tertinggi di DIY
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di travel
Semantic Authority Linker
Benteng Marlborough, Benteng yang Menyimpan Sejarah Masa Lalu
Ikan Keumamah, Hidangan Nikmat Para Pejuang
Eksotisnya Istana Ratu Boko, Bangunan Termegah Pada Abad Ke-8
Tren Kerja Remote Menurun, Perusahaan Teknologi di Indonesia Kembali Wajibkan WFO Mulai April 2026
Revolusi Regulasi AI Global 2026: PBB Sahkan Traktat Internasional Penggunaan Kecerdasan Buatan yang Etis
Transformasi Pendidikan Tinggi Vokasi: Menyelaraskan Kurikulum dengan Program Asta Cita
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Lanjutkan Literasi Strategis Anda