Museum Sumatera Utara, Keragaman Budaya Sumut Ada Di Sini

HarianBernas.com ? Museum Sumatera Utara terletak di jalan HM Joni No. 51 Medan, Provinsi Sumatera Utara.
Museum Sumatera Utara (Sumut) mempunyai koleksi patung pengantin beserta ornamen-ornamnennya dari suku-suku utama di Sumatera Utara seperti Melayu, Batak Toba, Karo, Simalungun, Angkola, Mandailing, Pak-pak dan Nias.
Peresmian Museum Sumatera Utara di tahun 1982 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Dr.
Daoed Yoesoef dan peletakan koleksi pertama dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia pertama yaitu Ir.
Soekarno, tahun 1954 berupa makara.
Di tahun 2005, Museum Sumut ini telah memiliki lebih dari 6799 koleksi benda bersejarah yang terbagi menjadi 10 jenis, yakni koleksi geologika, berupa bermacam-macam koleksi jenis batuan, benda-benda bentukan alam serta aneka mineral batuan.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Bayar Setelah Kerja!
Program S1/D3 di UNMAHA dengan Income Sharing Agreement. Tanpa biaya kuliah, bayar 15% dari gaji setelah bekerja.
Daftar Sekarang — Gratis →Ada juga banyak koleksi biologika, koleksi etnografika yang menggambarkan identitas etnis yang ada di Sumatera Utara.
Koleksi tersebut dapat dijelaskan secara setail seperti yang ada dibawah ini:
1.
MASA PRASEJARAH
Pada ruangan pertama diperlihatkan sejarah geologi dari terbentuknya alam semesta, pergeseran benua, dan Pulau Sumatera.
Sejarah alam yang menceritakan migrasi manusia, sebaran flora dan fauna, serta mengenai kehidupan prasejarah.
Koleksi yang meliputi replika hewan khas Sumatera, replika fosil manusia purba, diorama kehidupan prasejarah, dan beragam perkakas prasejarah.
2.
KEBUDAYAAN SUMATERA UTARA KUNO
Di ruangan ini menampilkan jejak dari peradaban awal masyarakat Sumatera Utara, dimulai dari masa megalitik tua hingga masa perundagian.
Koleksi yang ditunjukkan meliputi temuan budaya megalit seperti peti mati dari batu (sarkofagus), benda-benda religi berupa patung batu dan kayu, tongkat perdukunan, wadah obat dari gading, dan koleksi naskah Batak Kuno yang ditulis pada kulit kayu yang dikatakan Pustaha Laklak.
3.
MASA KERAJAAN HINDU-BUDDHA
Peradaban Hindu dan Buddha yang menyebar ke wilayah Indonesia seiring dengan perkembangan bidang niaga Asia lebih kurang abad ke-2 Masehi.
Ruangan ini menunjukkan koleksi peninggalan agama Hindu-Buddha yang ditemukan di daerah Sumatera Utara, seperti temuan arkeologi dari situs Percandian Padang Lawas dan situs Kota Cina.
Benda koleksi yang terdiri dari arca batu, perunggu, pecahan keramik, dan mata uang kuno, serta sebuah replika candi induk dari Candi Bahal I.
4.
Warta Pilihan Redaksi:
Transformasi Ekonomi Digital: Strategi BERNAS Menuju Indonesia Emas 2045
Warta Pilihan Redaksi:
Transformasi Ekonomi Digital: Strategi BERNAS Menuju Indonesia Emas 2045MASA KERAJAAN ISLAM
Ruang Islam menampilkan berbagai macam artefak peninggalan masa Islam adalah replika berbagai batu nisan dari makam Islam yang ditemukan di daerah Barus, Sumatera Utara.
Selain itu ada juga nisan peninggalan Islam yang bercorak khas Batak, beberapa Al Qur’an, dan naskah Islam tua yang ditulis dengan tangan.
Yang juga patut dilihat adalah sebuah replika Masjid Azizi di Medan (note: tepatnya di Tanjung Pura, Langkat; negeri kelahiran Amir Hamzah).
5.
KOLONIALISME DI SUMATERA UTARA
Sebelum Pemerintah Hindia Belanda masuk serta memerintah di wilayah Sumatera, para pengusaha dari Eropa terutama Jerman telah datang dan membuka perkebunan di Sumatera.
Koleksi masa kolonial kembali membawa kita pada masa tersebut, di waktu kemajuan usaha perkebunan telah melahirkan Medan sebagai kota multikultur yang kaya, unik, serta menarik.
Koleksi yang ditampilkan diantaranya komoditas perdagangan kolonial, alat-alat, dan mata uang perkebunan, foto-foto bersejarah yang langka, model figur kolonial, dan replika dari kehidupan kota Medan tempo dulu.
6.
PERJUANGAN RAKYAT SUMATERA UTARA
Sama halnya daerah lain di Indonesia, di Sumatera Utara tumbuh benih-benih perlawanan terhadap penjajah jauh sebelum kemerdekaan.
Ruang perjuangan bercerita tentang sejarah perjuangan masyarakat Sumatera Utara sebelum 1908 hingga masa revolusi fisik 1945-1949, juga menampilkan sejarah perjuangan pers di Sumatera Utara.
Benda koleksi seperti senjata tradisional dan modern, obat-obatan tradisional, peralatan komunikasi yang dipakai untuk melawan penjajah.
Selain itu juga ditampilkan lukisan kepahlawanan dan poster propaganda masa perang.
Baca Juga: Inilah 10 Sertifikasi di Bidang SDM yang Ada di Universitas Mahakarya Asia
7.
GUBERNUR & PAHLAWAN SUMATERA UTARA
Ruang ini menampilkan para pahlawan nasional yang berasal dari provinsi Sumatera Utara, dan para mantan gubernur yang telah berjasa membangun dan memajukan provinsi Sumatera Utara.
Koleksi seperti foto-foto serta lukisan dari para pahlawan dan mantan gubernur Sumatera Utara.
Museum Sumatera Utara yang juga dikenal dengan nama Gedung Arca.
Bangunan Museum yang berdiri di atas lahan seluas 10.468 meter2 yang terdiri dari bangunan induk dua lantai yang dimanfaatkans ebagai ruang pameran tetap, ruang audio-visual/ceramah, ruang Kepala Museum, tata usaha, ruang seksi bimbingan, perpustakaan, ruang mikro film, ruang pameran temporer ruang computer dan gudang.
Sedangkan jika dilihat dari segi arsitektur, bentuk bangunan induk museum ini menggambarkan rumah tradisional daerah sumatera utara.
Terlebih lagi di bagian atap, museum ini dipenuhi ornamen suku-suku yang ada di Sumatera Utara seperti dari etnis Melayu, Batak Toba, Simalungun, Karo, Mandailing, Pakpak, dan Nias.
Koleksi Museum Sumatera Utara lainnya adalah arkeologika, benda-benda hasil peninggalan budaya masa pra sejarah sampai masuknya pengaruh dari budaya barat.
Koleksi arkeologika yang terkenal di Museum ini diantaranya, Piringsapa serta Pustaha Lak-lak peninggalan budaya Batak Toba.
Selebihnya ada koleksi historika, numismatika, filogika dan keramologika.
Ternyata Museum Negeri Sumatera Utara sangatlah lengkap.
Jadi buat teman-teman yang ingin lebih mengenal Sumatera Utara dengan baik, datang saja ke Museum Sumatera Utara.
Happy Travelling guys!
Menjelajahi museum ini seperti menelusuri perjalanan panjang peradaban.
Sama seperti pentingnya memahami sejarah untuk menghargai pendidikan yang lebih cerah.
Raih masa depan dengan mendaftar di UNMAHA. Hubungi langsung melalui WhatsApp di nomor resmi UNMAHA untuk mendapatkan respons cepat serta informasi akurat.
Universitas Mahakarya Asia juga telah membuka kesempatan bagi Anda yang ingin mendapat beasiswa berupa gratis pembayaran SPP kuliah.
keterangan foto: seorang anak tampak asik membaca informasi di Museum Sumatera Utara.***5
(www.semedan.com)
📊 Survei Kilat BERNAS
Berapa penghasilan bulanan ideal Anda?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Income Sharing Agreement
Tidak perlu bayar uang kuliah! Kuliah S1/D3 di UNMAHA, kampus pencetak pengusaha. Bayar hanya 15% dari gaji setelah Anda bekerja.

Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Benteng Marlborough, Benteng yang Menyimpan Sejarah Masa Lalu
Ikan Keumamah, Hidangan Nikmat Para Pejuang
Eksotisnya Istana Ratu Boko, Bangunan Termegah Pada Abad Ke-8
Gua Tompangnge, Guanya Kelelawar di Parepare
Menikmati Wisata Budaya dari Candi yang Terletak Paling Tinggi di Jogja
Candi Ijo, Candi Indah di Lereng Bukit, Letaknya Tertinggi di DIY
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di travel
Semantic Authority Linker
Benteng Marlborough, Benteng yang Menyimpan Sejarah Masa Lalu
Ikan Keumamah, Hidangan Nikmat Para Pejuang
Eksotisnya Istana Ratu Boko, Bangunan Termegah Pada Abad Ke-8
Tren Kerja Remote Menurun, Perusahaan Teknologi di Indonesia Kembali Wajibkan WFO Mulai April 2026
Revolusi Regulasi AI Global 2026: PBB Sahkan Traktat Internasional Penggunaan Kecerdasan Buatan yang Etis
Transformasi Pendidikan Tinggi Vokasi: Menyelaraskan Kurikulum dengan Program Asta Cita
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Lanjutkan Literasi Strategis Anda