HarianBernas.com ? Karya sinema bertema peperangan biasanya adalah sesuatu yang kolosal dan monumental. Kisah tragedi dan kepahlawanan, atmosfer medan perang, intensitas tempur yang tak terduga, hingga kengerian di pertempuran, merupakan sejumlah faktor yang memikat para sineas menggeluti film bergenre peperangan.
Terlebih bila yang menggarap adalah sutradara berkualitas, seperti Christopher Nolan.
Film Dunkirk karyanya yang diangkat berdasarkan kisah peperangan nyata pada Perang Dunia II, dinilai para kritikus sebagai salah satu contoh motion pictures yang mampu menangkap dampak kengerian dan horor pertempuran secara akurat.
Bahkan, salah satu veteran Perang Dunia II yang menjadi saksi sejarah kisah peperangan yang telah difilmkan oleh Nolan itu, menitikkan air mata saat menonton Dunkirk.
The Vintage News, Jumat (28/7/2017) menyebut, Ken Sturdy, salah satu veteran Perang Dunia II menitikkan air mata saat menonton film karya Nolan itu. Waktu itu, tahun 1940, ia masih berusia 20 tahun dan berdinas di Angkatan Laut Inggris.
Saat bertugas pada 77 tahun yang lalu, Sturdy merupakan salah satu individu yang terlibat dalam peristiwa nyata evakuasi Dunkirk, yang kini telah diadaptasi menjadi salah satu film box office 2017.
Sturdy menitikkan air mata karena Dunkirk mengingatkan kembali ingatan masa mudanya semasa perang. Ia menyebut film itu benar-benar menggambarkan situasi saat ia masih berdinas.
Air mata si veteran juga muncul karena film tersebut kembali mengungkit memori pria yang kini berusia 97 tahun itu pada sahabatnya yang tewas di pertempuran.
“Sebuah kehormatan bagiku untuk menonton film tersebut. Tak disangka aku dapat melihat itu, seakan aku ada di sana,” jelas Sturdy.
Ia juga kembali terkenang mengenai atmosfer Pantai Dunkirk pada 1940, latar tempat dan waktu film Dunkirk, yang sesak dipenuhi oleh para prajurit yang ketakutan, saat melakukan proses evakuasi melarikan diri dari kota kawasan pelabuhan di utara Prancis tersebut. Memori Sturdy itu merupakan salah satu tonggak plot cerita pada sinema karya Christopher Nolan.
“Aku masih berusia 20 tahun saat itu terjadi.
Tapi, saat menonton film tersebut, aku kembali mengingat rekan-rekanku yang tewas di perairan itu.
Beberapa di antaranya juga ada yang ditahan oleh musuh, ada yang tewas di pantai, ada yang bahkan ditangkap dan dibawa ke kamp konsentrasi,” kata Sturdy.
Baca juga Potensi Meraih Banyak Oscar, Dunkirk Disebut-sebut Sebagai Film Mahakarya
“Malam ini aku menangis, karena mengingat peristiwa itu, dan mengetahui bahwa manusia akan melakukan tindakan itu (peperangan) kembali. Kita sudah banyak melakukan hal luar biasa.
Namun manusia tetap saja akan melakukan hal bodoh seperti itu,” jelas si veteran.
Film Dunkirk berhasil duduk di puncak box office sepanjang minggu lalu dan sukses meraup keuntungan senilai US$ 50,5 juta di AS dan Kanada. Pengamat juga menilai film itu sebagai salah satu yang berpotensi memenangi Oscar.
Film itu diangkat berdasarkan peristiwa nyata tentang upaya evakuasi pasukan Sekutu di Pantai Dunkirk pada 1940. Pada tahun itu, Serangan Kilat (blitzkrieg) pasukan Nazi Jerman berhasil melululantahkan Eropa.
Prancis menjadi salah satu negara yang diambang jatuh ke tangan Nazi Jerman saat salah satu kota di Prancis yang dianggap vital dari segi strategi militer hendak direbut oleh pasukan Wehrmacht (angkatan darat Nazi Jerman).
Kota itu adalah Dunkirk.
Baca juga Awalnya Diremehkan di Film Dunkirk, Harry Styles Kini Disegani
Film mengisahkan evakuasi sekitar 300.000 pasukan dari Pantai Dunkirk ke Inggris dalam waktu yang singkat, menandai keuntungan besar bagi Inggris pada tahapan Perang Dunia II selanjutnya.
Simak penuturan Ken Sturdy sang veteran perang dalam video di bawah ini:
📊 Survei Kilat BERNAS
Apakah Anda tertarik kuliah lagi?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
FAQ: Ringkasan Cepat
Apa inti dari Veteran Perang Dunia II Menangis Saat Menonton Film Dunkirk?
Karya sinema bertema peperangan biasanya adalah sesuatu yang kolosal dan monumental....
Apakah cara ini masih relevan di tahun ini?
Ya, panduan ini telah diperbarui oleh Tim Redaksi BERNAS.id dan diverifikasi keakuratannya. Kami selalu menyajikan informasi teknologi yang *up-to-date*.




