Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Trump Jadi Presiden AS Pertama yang Kunjungi Tembok Ratapan Yerusalem

Oleh: Redaksi Bernas•22 Mei 2017
Trump Jadi Presiden AS Pertama yang Kunjungi Tembok Ratapan Yerusalem
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"HarianBernas com Donald Trummenjadi presiden AS pertama yang mengunjungi Tembok Ratapan saat masih berkuasa Di sini Trumsempat menyentuhkan tangannya di tembok..."

🗓️ Dipublikasikan pada 22 Mei 2017.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita internasional terbaru →

HarianBernas.com – Donald Trump menjadi presiden AS pertama yang mengunjungi Tembok Ratapan saat masih berkuasa. Di sini, Trump sempat menyentuhkan tangannya di tembok salah satu tempat suci umat Yahudi yang ada di Yerusalem.

Trump melakukan kunjungan bersejarah itu pada Senin (22/5). Dia datang dengan mengenakan topi Yahudi berwarna hitam.

Trump menatap sesaat tembok itu sebelum menyelipkan kertas yang sepertinya bertuliskan doa di antara bebatuan tembok.

“Aku bisa melihat jalan yang lebih dalam, persahabatan dengan Israel,? ujarnya terkait kunjungannya ke Tembok Ratapan.

Trump tidak didampingi satu pun pemimpin Israel dalam kunjungan tersebut. Alasannya, jika dia datang bersama pemimpin Israel bisa diterjemahkan sebagai dukungan Washington untuk klaim Israel atas wilayah yang dipersengketakan itu.

Hanya rabi Tembok Ratapan, Shmuel Rabinovitz, yang mendampingi Trump. Putrinya, Ivanka, yang memeluk agama Yahudi dan menikah dengan salah satu penasihat presiden, Jared Kushner, juga mengunjungi tembok tersebut.

Namun Ivanka berada di sisi yang khusus untuk perempuan.

Trump, yang menganut Kristen Protestan, adalah presiden AS pertama yang punya anggota keluarga inti orang Yahudi.

Berdasarkan peraturan Yahudi, laki-laki dan perempuan harus berdoa di tempat yang terpisah di Tembok Ratapan. Peraturan tersebut sudah beberapa kali digugat oleh gerakan Yahudi progresif yang menginginkan kesetaraan hak dalam berdoa.

Tembok Ratapan adalah bagian terakhir Temple Mount yang masih tersisa. Bangunan itu didirikan oleh Raja Herod dan dihancurkan tentara Romawi pada 70 Sesudah Masehi.

Tembok itu terletak di bawah kompleks Majid Al-Aqsa, tempat suci ketiga umat Islam.

Kunjungan Donald Trump ke Tembok Ratapan sudah memicu kontroversi bahkan sebelum dia berangkat dari Washington. Pasalnya, AS secara resmi menolak mengakui bahwa wilayah itu dikuasai Israel.

Status Yerusalem adalah salah satu isu paling sensitif dan pelik dalam perundingan damai Israel-Palestina. Israel menduduki wilayah timur Yerusalem, tempat Tembok Ratapan berada, dan Tepi Barat sejak 1967.

Israel lalu menguasai belahan timur Yerusalem dan mengklaim seluruh wilayah kota tersebut sebagai ibu kotanya.

Di sisi lain, Palestina menganggap Yerusalem sebagai ibu kotanya di masa depan. AS selalu mendorong perundingan antara Israel dan Palestina untuk membahas status Yerusalem.

Kunjungan Trump ke Israel ini adalah bagian dari lawatan luar negeri pertamanya sebagai presiden. Lawatannya meliputi kunjungan ke tempat suci Kristen, Muslim, dan Yahudi.

Negeri pertama yang dikunjunginya adalah Arab Saudi. Trump kemudian terbang ke Israel dan selanjutnya ke Vatikan. 

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram