Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Pramono Perintahkan Dishub DKI Selesaikan Masalah Penghentian Layanan Mikrotrans JAK41

Oleh: Redaksi Bernas•3 November 2025
Pramono Perintahkan Dishub DKI Selesaikan Masalah Penghentian Layanan Mikrotrans JAK41
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"JAKARTA, BERNAS.ID Layanan Mikrotrans JAK41 dengan rute Pulogadung Kampung Melayu dihentikan sementara buntut adanya protes dari sejumlah sopir angkutan kot..."

🗓️ Dipublikasikan pada 3 November 2025.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita daerah terbaru →

JAKARTA, BERNAS.ID – Layanan Mikrotrans JAK41 dengan rute Pulogadung – Kampung Melayu dihentikan sementara buntut adanya protes dari sejumlah sopir angkutan kota (angkot) di kawasan Jakarta Timur.

Penghentian operasi layanan Mikrotrans itu lantaran para sopir angkot keberatan dengan keberadaan armada Mikrotrans yang berpengaruh pada pendapatan mereka.

Baca Juga : Kritisi Dishub DKI, Nur Afni Minta Bus Sekolah Harus Bisa Masuk Gang

Menyikapi hal itu, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memerintahkan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

“Saya akan minta kepada Dishub untuk menindaklanjuti hal ini,” kata Pramono di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Senin (3/10/2025).

Pramono mengatakan, bahwasanya Dishub DKI Jakarta sudah menindaklanjuti masalah tersebut Minggu 2 November 2025 kemarin.

“Ternyata sudah diperintahkan dari kemarin sore untuk Dishub menindaklanjuti,” urainya.

Baca Juga : Gubernur Pramono Pastikan Masalah Lahan Sumber Waras Segera Tuntas dengan Pendampingan KPK

Sebelumnya diketahui, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan, pihaknya telah menindaklanjuti adanya penghentian layanan Mikrotrans JAK41 dengan rute Pulogadung – Kampung Melayu sementara lantaran adanya protes dari sejumlah sopir angkot di Jakarta Timur.

Lanjut Syafrin, pihaknya pun akan menggelar rapat pembahasan persoalan itu pada Senin 3 November 2025

“Informasi yang kami terima di lapangan, mereka terganggu dan tentu ini akan kami bahas besok (Senin 3 November 2025),” ujar Syafrin di Velodrome, Jakarta Timur, Minggu (2/11/2025).

Syafrin menuturkan, Dishub DKI sebelumnya telah mengalihkan rute JAK41 agar tidak tumpang tindih dengan trayek angkot reguler.

“Tapi sebenarnya, jika kita melihat secara keseluruhan, rute JAK41 ini sudah dialihkan. Jadi, dia tidak berhimpitan dan sebenarnya JAK41 ini kan sudah lama operasional, bukan baru kemarin,” paparnya. (DID)

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram