Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

500 Orang Ikuti Srawung Kobarun 5K dan 3K Fun Run

Oleh: Redaksi Bernas•28 Juni 2025
500 Orang Ikuti Srawung Kobarun 5K dan 3K Fun Run
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"YOGYAKARTA, BERNAS.ID Sekitar 500 orang dari komunitas lintas iman mengikuti gelaran Srawung Kobarun 5K dan 3K Fun Run, pada Sabtu (28/6/2025) dengan mengambi..."

🗓️ Dipublikasikan pada 28 Juni 2025.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita daerah terbaru →

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Sekitar 500 orang dari komunitas lintas iman mengikuti gelaran Srawung Kobarun 5K dan 3K Fun Run, pada Sabtu (28/6/2025) dengan mengambil start di Jalan I Dewa Nyoman Oka, Kotabaru, Yogyakarta.

Srawung Kobarun yang diselenggarakan oleh Paguyuban Lintas Iman ini dilepas oleh Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo untuk jarak 5 kilometer, dan Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Aditya Surya Dharma untuk jarak tempuh 3 kilometer.

Disampaikan Ketua Pelaksana Srawung Kobarun, Stevanus Bagas Anggito Suryo, dalam Srawung Kobarun ini juga menampilkan Mocopat dan Tari Klasik Sanggar Budaya Omah Kotabaru, Zumba by Zin Vicky, Bregada serta penampilan Nufi Wardhana.

Baca Juga : Paguyuban Lintas Iman Srawung Kotabaru akan Menggelar Fun Run, Catat Tanggalnya

“Selain itu, juga menghadirkan para pegiat UMKM yang berasal dari wilayah Kotabaru, Yogyakarta,” ujarnya disela acara.

Bagas menambahkan, peserta Fun Run kali ini berasal dari umat Gereja Santo Antonius Kotabaru, umat Masjid Syuhada, umat Gereja HKBP Yogyakarta, dan masyarakat umum.

“Semoga ini bukan menjadi yang pertama dan terakhir, kedepannya kami berharap acara ini akan terus ada,” imbuhnya.

Baca Juga : Peringati Milad ke 23 PKS DIY Gelar Fun Run 23K

Walikota Yogyakarta, Hasto Wardoyo pada kesempatan itu mengatakan, kegiatan yang melibatkan lintas iman ini sangat penting.

“Acara yang sifatnya kebersamaan antar umat beragama itu sangat penting. Hal ini mengingat Kotabaru secara fisik memiliki simbol nyata, ada Masjid, Gereja Kristen maupun Katholik, ini harus dihidupkan,” tutur Hasto. (cdr)

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram