Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

International Seminar on Fish and Fisheries Sciences Digelar di UKDW

Oleh: Redaksi Bernas•10 Juni 2025
International Seminar on Fish and Fisheries Sciences Digelar di UKDW
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"YOGYAKARTA, BERNAS.ID Fakultas Bioteknologi Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) bekerja sama dengan Masyarakat Iktiologi Indonesia (MII), Departemen Perika..."

🗓️ Dipublikasikan pada 10 Juni 2025.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita pendidikan terbaru →

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Fakultas Bioteknologi Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) bekerja sama dengan Masyarakat Iktiologi Indonesia (MII), Departemen Perikanan Universitas Gadjah Mada (UGM), serta Dinas Kelautan dan Perikanan DIY menyelenggarakan International Seminar on Fish and Fisheries Sciences bertema “Management of Aquatic Ecosystem for Sustainability of Fish Resources and Fisheries”. Acara berlangsung pada tanggal 10-12 Juni 2025 di Auditorium Koinonia UKDW, Yogyakarta.

Acara tersebut berlangsung secara hybrid dan dihadiri oleh 160 peserta (106 daring and 54 luring) dari 74 instansi pemerintah, industri, NGO maupun institusi pendidikan baik di tingkat nasional maupun internasional. Konferensi ini diselenggarakan untuk mendorong sinergi ilmiah antara akademisi, peneliti, pembuat kebijakan dan pelaku industri perikanan.

Sehingga dapat saling bertukar ide dan berkolaborasi dalam riset dan penulisan ilmiah, atau usulan implementasi kebijakan pemanfaatan dan pengelolaan sumberdaya perikanan.

Dalam pembukaan acara, Selasa, 10 Juni 2025 Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Kementrian Kelautan dan Perikanan Indonesia I Nyoman Radiarta mewakili Menteri Kelautan RI yang hadir di acara ini mengadakan bahwa di Indonesia kebutuhan protein hewani sangat tinggi. Dan itu sebenarnya bisa dipenuhi dari blue food atau makanan dari laut.

“Kita punya keragaman 2500 spesies maritim yang bisa dimakan,” paparnya.

Ia menegaskan, sektor kelautan harus menjadi episentrum dalam pembangunan di Indonesia. Ia bangga, karena dalam lima tahun belakangan, produksi makanan dari sektor kelautan relatif stabil, mencapai 20-25 juta ton per tahun.

“Sayang Yogyakarta masih peringkat terendah kedua untuk konsumsi makan ikan,” kata dia.

Baca juga: Jogja Agro Expo Siap Digelar Pertama Kalinya di Sub Raiser Ikan Hias

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam sambutan kuncinya secara virtual menyampaikan, ikan sudah menjadi tradisi hidup dalam masyarakat di Indonesia.

Di pesisir ikan tidak sekadar ditangkap dan dijual, tapi dirawat dalam cerita, disyukuri dalam rasa, bahkan dalam berbagai ritual.

“Kita perlu menghadirkan kembali kearifan tradisi tersebut ke dalam kebijakan publik. Kita harus membangun kebijakan pangan yang tidak juga efisien tapi juga berakar,” kata dia.

Sultan mengingatkan, kita boleh mengikuti arus permintaan pasar, peningkatan produksi, bahkan kemajuan teknologi akuakultur. Namun, jangan pula kita sampai terhanyut dalam pendekatan eksploitatif, yang melupakan keseimbangan ekologi.

“Praktik perikanan dan budidaya yang bertanggung jawab, haruslah dikedepankan.

Assessment Interaktif Cepat

Jawab 3 Pertanyaan & Skor Dihitung AI

Q1.Apa tujuan utama Anda terkait pendidikan & karir saat ini?

Tentu, untuk menjaga ketahanan pangan jangka panjang. Termasuk upaya melawan praktik penangkapan ikan secara ilegal, penangkapan yang tidak dilaporkan, dan tidak diatur,” kata Sultan.

“Produksi perikanan memang penting, namun tanpa kesadaran menjaga keberlanjutan lingkungan, mulai dari kualitas air, kelestarian mangrove, hingga keseimbangan biodiversitas laut, bisa dikatakan, kita sedang menggadaikan masa depan untuk keuntungan temporer,” imbuhnya.

Rektor UKDW Dr.-Ing. Wiyatiningsih menyampaikan, ini adalah seminar kali ketiga yang digelar UKDW.

Seminar akan membahas berbagai hal, mulai dari sustainable aquatic management, hingga teknologi aquaculture.

“UKDW berusaha meningkatkan sektor fishery and enviromental sustainability,” kata dia.

Charles Simanjuntak mewakili Indonesian Ichthyological Society menyampaikan,
sektor perikanan punya peran penting untuk penyediaan nutrisi nasional. Karena itu menurut dia seminar ini penting digelar supaya para peserta bisa berbagi pengetahuan maupun solusi berbagai permasalahan terkait ketahanan pangan dari sektor maritim untuk bangsa Indonesia.

“Hari ini kita akan berbagi terkait ilmu pengetahuan, kebijakan, dan aksi,” kata dia.

Baca juga: Cegah Stunting, Menteri Edhy Ajak Masyarakat Gemar Makan Ikan

Konferensi internasional ini dihadiri pula oleh 5 pembicara internasional yaitu Pablina L Cadiz, Ph.D (Silliman University, Philippines), Prof. Gyo Itani, Ph.D (Head of Kuroshio Science Program, Kochi University, Japan), Dr.

Imam Mustofa (Marine and Fisheries Program Director, World Wildlife Fund (WWF), Jean Fall, Ph.D (Institute of Fisheries & Aquaculture, University Cheikh Anta Diop of Dakar, Senegal), dan Dr.

Arif Wibowo, M.Si. (Head of Research on Marine & Inland Water Resources Conservation Center National Research and Innovation Agency, BRIN, Indonesia).

Di luar gedung konferensi dihadirkan EXPO UMKM yang menampilkan hasil olahan perikanan dari 16 pelaku UMKM lokal Yogyakarta.

Selain sesi pleno dan paralel, konferensi ini juga dilengkapi workshop teknis yang dikemas dalam Summer Course dengan topik “Fish Taxonomy dan Photographing” yang berlangsung pada tanggal 11-12 Juni 2025. Workshop tersebut memberikan pelatihan teknis terkait taksonomi ikan, teknik fotografi spesimen, praktik PCR, DNA Barcoding, morfologi, dan identifikasi larva ikan. (den)

📊 Survei Kilat BERNAS

Bidang karir impian Anda?

Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.

FAQ: Ringkasan Cepat

Apa inti dari International Seminar on Fish and Fisheries Sciences Digelar di UKDW?

YOGYAKARTA, BERNAS.ID Fakultas Bioteknologi Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) bekerja sama dengan Masyarakat Iktiologi Indonesia (MII), Departemen Perika...

Apakah cara ini masih relevan di tahun ini?

Ya, panduan ini telah diperbarui oleh Tim Redaksi BERNAS.id dan diverifikasi keakuratannya. Kami selalu menyajikan informasi teknologi yang *up-to-date*.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram

Untuk Mitra & Pengiklan

Kampus atau sekolah Anda ingin tampil di BERNAS?

Lihat contoh kerja sama publisitas kampus yang sudah berjalan, lalu unduh media kit untuk paket kerja sama Anda.

Lihat Contoh Kerja Sama

“International Seminar on Fish and Fisheries Sciences Digelar di UKDW”

R
Redaksi Bernas
Click to Share
Discovery Insight

Data Transmutation:
Digital Sovereignty

Kenali produk dan layanan dalam ekosistem BERNAS.

Lihat Ekosistem

Peluang Karir & Bisnis Digital

Potensi Penghasilan (2026)
Rp 15.000.000 - Rp 25.000.000

Estimasi berdasarkan data pasar kerja & AI Bernas.

Prospek Karir
⚡ Sangat Tinggi

Permintaan tenaga kerja untuk sektor ini diprediksi tetap kuat.