Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

Terkini
NASIONAL

Muhammadiyah Luncurkan Becak Listrik

Oleh: Redaksi Bernas•15 Maret 2025
Muhammadiyah Luncurkan Becak Listrik
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Muhammadiyah berdayakan Paguyuban Abang Becak KH. Ahmad Dahlan (PABELAN) melalui Becak Listrik (Betrik) 1912 diluncurkan pada Sabtu (15/..."

🗓️ Dipublikasikan pada 15 Maret 2025.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita daerah terbaru →

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Muhammadiyah berdayakan Paguyuban Abang Becak KH. Ahmad Dahlan (PABELAN) melalui Becak Listrik (Betrik) 1912 diluncurkan pada Sabtu (15/3/2025) di halaman Hotel SM, Kota Yogyakarta.

Peluncuran dilakukan secara simbolis oleh Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Agung Danarto. Dia mengapresiasi gerakan program kolaboratif yang diinisiasi oleh Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah.

“Pada bulan yang penuh berkah ini, di bulan yang penuh kepedulian, MPM bisa berkontribusi, peduli ke masyarakat bawah, dhuafa, mustadh’afin,” ungkap Agung Danarto.

Apresiasi juga Agung berikan ke Bank Danamon Syariah yang mendukung program ini melalui dana CSR.

Selain itu, program ini juga didukung Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang berada di Yogyakarta.

Baca juga: Mengenal Perkembangan Transportasi Publik di Indonesia

Tentang kolaborasi yang melintas batas, Agung menjelaskan bahwa Muhammadiyah di satu sisi juga sebagai medioker yang menghubungkan antara kelompok aghniya dengan kelompok dhuafa – mustadh’afin.

“Ini dilakukan oleh MPM saya rasa bukan hanya kepada pengemudi becak saja. Tetapi juga kepada banyak hal, termasuk kepada pemulung sampah, kepada difabel,” tutur Agung.

Ketua PP Muhammadiyah kelahiran Kulonprogo ini berharap, peluncuran Pabelan Betrik 1912 oleh MPM ini selain memberikan dampak ekonomi kelompok Pabelan Betrik 1912 juga menjadi gerakan promosi transportasi ramah lingkungan.

 

Transformasi Kelompok Mendukung Gerakan Ramah Lingkungan

Sementara itu, Ketua MPM PP Muhammadiyah, M. Nurul Yamin menjelaskan kelompok dampingan Pabelan ini adalah transformasi dari yang sebelumnya sudah dibentuk oleh MPM PP Muhammadiyah.

“Kalau sebelumnya sudah ada Pabelan, tetapi masih dalam odel gayuh, kita akan mulai mentransformasikan dengan becak listrik.

Oleh karena itu kami mengajak ke teman-teman Pabelan yang hari ini masih menggunakan bentor, nanti secara bertahap bersama-sama kita bermigrasi,” ungkapnya.

Baca juga: Belasan Becak Listrik Diluncurkan di Bangsal Kepatihan

Dipilihnya becak listrik, imbuh Yamin, menjadi penguat identitas Kota Yogyakarta sebagai kota budaya, pariwisata, pendidikan, sekaligus kota Muhammadiyah. Oleh karena itu, ke depan Pabelan Betrik 1912 bisa berkolaborasi untuk menyediakan city tour ke situs-situs bersejarah Kota Jogja dan Muhammadiyah.

Di sisi lain Rektor Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Muchlas MT menjelaskan Betrik 1912 ini hasil dari salah satu riset hilirisasi yang dilakukan oleh UAD sejak 2018 yang bekerja sama dengan Pemkot Jogja – Dinas Perhubungan.

Betrik 1912 sebagai riset hilirisasi UAD merupakan upaya UAD dalam mendukung gerakan ramah lingkungan. Di mana Betrik ini merupakan motor Direct Current (DC) yang digerakkan oleh baterai kering.

“Baterai maupun motor yang dipakai telah melalui riset, sehingga daya yang digunakan atau dikonsumsi cukup efisien.

Sehingga becak ini nanti tidak perlu terlalu banyak di charger,” ungkapnya.

Ke depan akan dibangun tempat pengisian daya yang berlokasi di halaman Hotel SM, Jl. KH. Ahmad Dahlan, Kota Yogyakarta.

Saat ini sudah dilakukan riset untuk membuat stasiun pengisian itu. Untuk efisiensi waktu, pengisian baterai dari 0 persen sampai penuh dibutuhkan waktu kurang lebih satu jam.

Gerakan ini mendapat respon positif dari Wakil Walikota Yogyakarta, Wawan Harmawan. Bahkan dia turun langsung mengemudikan Betrik 1912, dengan penumpang awal adalah Ketua PP Muhammadiyah, Agung Danarto.

“Harapan kami becak di sini isinya juga orang dari Jogja.

Jadi ekonomi di Kota Jogja bisa berputar,” tutur Wawan yang menyebut ruang-ruang ekonomi di Kota Jogja didominasi oleh pelaku ekonomi dari luar kota, bahkan luar negeri.

Dukungan serupa juga disampaikan oleh Direktur Syariah dan Sustainability Bank Danamon Herry Hykmanto. Dana CSR yang disalurkan melalui Muhammadiyah diharapkan dapat memicu peningkatan ekonomi masyarakat.

“Kami merasa bangga bisa bekerja sama dengan Muhammadiyah untuk berdampak dan membantu banyak pihak,” katanya. (den)

 

 

📊 Survei Kilat BERNAS

Berapa penghasilan bulanan ideal Anda?

Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.

FAQ: Ringkasan Cepat

Apa inti dari Muhammadiyah Luncurkan Becak Listrik?

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Muhammadiyah berdayakan Paguyuban Abang Becak KH. Ahmad Dahlan (PABELAN) melalui Becak Listrik (Betrik) 1912 diluncurkan pada Sabtu (15/...

Apakah cara ini masih relevan di tahun ini?

Ya, panduan ini telah diperbarui oleh Tim Redaksi BERNAS.id dan diverifikasi keakuratannya. Kami selalu menyajikan informasi teknologi yang *up-to-date*.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram

Untuk Mitra & Pengiklan

Jangkau pembaca BERNAS.id di wilayah Anda

Paket iklan & kerja sama regional tersedia — terbit sejak 1946, terindeks Google & Google News.

Lihat Paket Iklan

“Muhammadiyah Luncurkan Becak Listrik”

R
Redaksi Bernas
Click to Share
Discovery Insight

Data Transmutation:
Digital Sovereignty

Kenali produk dan layanan dalam ekosistem BERNAS.

Lihat Ekosistem