JEMBER, BERNAS.ID – Bupati Jember presentasikan kebudayaan lokal dalam rangkaian acara Anugerah PWI di gedung Dewan Pers (DP), Kamis, (4/1/2024).
Kabupaten Jember terpilih menjadi pemenang kategori kebudayaan dalam Anugerah PWI dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2024. Nantinya, penghargaan tersebut bakal diterima bupati pada 9 Februari mendatang.
Tidak sendirian, Bupati Jember presentasikan kebudayaan lokal didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Bobby Arie Sandy, Ketua PWI Jatim Lutfi Hakim, serta Ketua PWI Jember Sugeng Prayitno, dan jajarannya.
Baca Juga : PWI Kecam Pelecehan Seksual Wartawan di Stadion Maguwo
Kali pertama mempresentasikan materi terkait dengan kebudayaan lokal Kabupaten Jember, Bupati Hendy menjabarkam arti gambar produk UMKM yang melekat pada baju adat yang dia pakai. “Pakaian yang kami kenakan ini adalah kekuatan budaya dari Jember,” ungkapnya.
Seperti kita tahu, Kabupaten Jember memiliki budaya yang disebut Pandhalungan. “Ada masyarakat Jawa dan Madura,” ulasnya. Hal itu tertuang persis seperti pakaian adat yang dikenakan oleh Bupati Hendy.
“Salah satunya adalah gambar harimau,” terang bupati menunjukkan di dada sebelah kanannya.
Menurut dia, gambar itu bukan gambar sederhana.
Pertama, menunjukkan salah satu satwa yang ada di kawasan Taman Nasional Meru Betiri, Bandealit. “Kedua, gambar ini dilukis oleh salah seorang pelaku umkm di alun-alun jember,” lanjutnya.
Baca Juga : Hanya Di Kabupaten Jember, Ada Domba Fashion Carnival
Begitu juga dengan gambar lain. Mulai gambar tembakau, logo Jember Kueren, hingga tulisan Wes Wayahe UMKM dan Wisata Jember Kueren.
Selain itu, budaya lokal Kabupaten Jember juga dikemas dengan baik dalam perhelatan Jember Fashion Carnival (JFC). Selama 21 tahun JFC digelar, ada banyak multiplier effect, termasuk perekonomian.
Bahkan, JFC tercatat menjadi salah satu di antara tiga festival terbesar di dunia. (sgt)

