Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Tangkal Naiknya Harga Pokok Jelang Ramadan, Jogja Andalkan Operasi Pasar

Oleh: Redaksi Bernas•9 Maret 2024
Tangkal Naiknya Harga Pokok Jelang Ramadan, Jogja Andalkan Operasi Pasar
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Pemkot Jogja masih menggulirkan gelaran operasi pasar di 14 kematren di Kota Jogja..."

🗓️ Dipublikasikan pada 9 Maret 2024.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita daerah terbaru →

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Pemkot Jogja masih menggulirkan gelaran operasi pasar di 14 kematren di Kota Jogja. Ini menjadi upaya intervensi naiknya harga bahan pokok menjelang bulan Ramadan

Penjabat Wali Kota Jogja Singgih Raharjo menuturkan, operasi pasar masih terus dilakukan hingga 18 Maret mendatang. Pemkot Jogja turut menggandeng Bulog DIY untuk menggelontorkan komoditas utama seperti beras, gula pasir, minyak goreng, dan terigu.

Sementara, untuk memenuhi komoditas lainnya Pemkot Jogja menggandeng para mitra distributor.

“Mitra kita selalu hadirkan di sana juga. Menjual (beras) premium karena ini menyangkut tentang pilihan dan selera. Bawang putih, bawang merah, telur ayam, dan ayam biasanya frozen dibawa oleh mitra,” ujar Singgih, Jumat (8/3/2024).

Baca juga: 2800 Warga Jogja Dapat Bantuan Voucher Tebus Murah Sembako

Terkait dengan stok, Singgih pun memastikan ketersediaan bahan pokok dipastikan aman menjelang Ramadan ini.

Berdasarkan laporan Bulog DIY, ketersediaan beras mencapai 3.316 ton, gula pasir 114 ton, minyak goreng 33.081 liter, dan tepung terigu 13,9 ton.

“Data dari Dinas Pertanian dan Pangan Kota Jogja menunjukkan ketersediaan pangan aman,” imbuhnya.

Ke depan, Pemkot Jogja akan menjalin kerja sama dengan kabupaten sekitar dan juga Kota Blitar. Utamanya untuk memperkuat stok telur ayam di Kota Jogja.

Baca juga: Bagikan 3.500 Sembako Dan Gelar Pasar Murah, Polresta Banjarmasin Jamu Masyarakat Sebagai Tamu Istimewa

“Akan coba jajaki untuk kerja sama memperkuat stok dan mengintervensi harga pasar,” kata Singgih.

Sementara, harga beras medium di Pasar Prawirotaman masih menyentuh harga Rp 14 ribu hingga Rp 16 ribu per kilogram. Untuk beras premium mencapai Rp 17 ribu per kilogram.

Sementara, komoditas cabai rawit merah masih bertengger di harga Rp 66 ribu/ kilogram. Tertinggi yakni cabai merah besar dengan harga Rp 98 ribu/ kilogram. (den)

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram