Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

SEMARAK EKONOMI SYARIAH YOGYAKARTA (SEMESTA) TAHUN 2026 Kembali Digelar BI DIY

Oleh: Deny Hermawan•5 Agustus 2026
SEMARAK EKONOMI SYARIAH YOGYAKARTA (SEMESTA) TAHUN 2026 Kembali Digelar BI DIY
Foto: BI DIY
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY kembali menggelar SEMESTA 2026 untuk mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Yogyakarta."
SEMarak Ekonomi Syariah Yogyakarta (SEMESTA) 2026

🗓️ Dipublikasikan pada 5 Agustus 2026.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita finansial terbaru →

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Guna mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah menjadi sumber pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali menyelenggarakan kegiatan Semarak Ekonomi Syariah Yogyakarta (SEMESTA) 2026 dengan mengusung tema "Sinergi Erat, EKSyar Memberdayakan Ekonomi Umat".

Latar Belakang dan Rangkaian Kegiatan

SEMESTA merupakan bentuk sinergi bersama berbagai stakeholders dalam melakukan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah yang diinisiasi oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY sejak tahun 2024. Pada tahun ini, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian Road to FESyar Jawa 2026 menuju Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) yang akan diselenggarakan pada Oktober 2026.

Rangkaian kegiatan SEMESTA telah berlangsung sejak awal tahun 2026, mencakup penguatan ekosistem produk halal, pengembangan ekosistem keuangan sosial syariah, hingga peningkatan literasi dan kapasitas pelaku usaha syariah di DIY.

Puncak Acara dan Peserta

Puncak rangkaian kegiatan tersebut ditandai dengan penyelenggaraan SEMESTA 2026 pada 4 Agustus 2026 di Yogyakarta. Acara dihadiri oleh Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan SDA Setda DIY Eling Priswanto mewakili Gubernur DIY, Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY Sri Darmadi Sudibyo, Kepala Otoritas Jasa Keuangan DIY Eko Yunianto, Direktur Utama PT BPD DIY Santoso Rohmad, Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama DIY Dr. KH. A. Zuhdi Muhdlor, Ketua Hebitren DIY yang diwakili oleh KH. Muhammad Irfan Chalimi, serta para tamu undangan dari Kanwil Kemenag DIY, Pimpinan Perguruan Tinggi di DIY, Ketua Majelis Ulama Indonesia Wilayah DIY, Ketua Pengurus Wilayah Muhamadiyah (PWM) DIY, KDEKS DIY, dan stakeholders terkait lainnya.

Kompetisi dan Apresiasi

Mengawali kegiatan, disampaikan pengumuman pemenang rangkaian kompetisi SEMESTA 2026 yang meliputi Halal Chef Competition, Modest Fashion Designer Competition, Lomba Konten EKSyar, Kompetisi Dakwah EKSyar, dan Olimpiade Ekonomi Syariah, serta apresiasi kepada 10 Pejuang Literasi EKSyar 2026.

Kegiatan dilanjutkan dengan Training of Trainers Literasi EKSyar kepada Dai dan Daiyah DIY, dengan narasumber Habib Husein Ja'far Al Hadar yang dimoderatori oleh Dr. H. Fahruddin Faiz, S.Ag., M.Ag.

Capaian SEMESTA 2026

Sepanjang penyelenggaraannya, sinergi SEMESTA Tahun 2026 bersama stakeholders telah menghasilkan sejumlah capaian, antara lain DIY memperoleh 5 kategori penghargaan dalam ajang Anugerah Adinata Syariah 2026.

Penguatan ekosistem produk halal diwujudkan melalui 2.800 sertifikat halal produk UMKM secara self declare dan 30 sertifikat halal UMKM reguler, sertifikasi reguler pada 10 Rumah Potong Hewan/Unggas, sertifikasi 20 orang Juru Sembelih Halal (JULEHA), dan 20 orang nazhir.

Penguatan ekosistem wakaf dilakukan melalui 5 kali lelang wakaf bersama Kanwil Kemenag DIY, BMT Ummat, Rumah Zakat, WakafMU, dan LazisNU PWNU DIY dengan total perolehan dana wakaf sebesar Rp1,6 miliar.

Assessment Interaktif Cepat

Jawab 3 Pertanyaan & Skor Dihitung AI

Q1.Apa tujuan utama Anda terkait pendidikan & karir saat ini?

Di sisi pemberdayaan pengusaha UMKM, peningkatan kapasitas telah menjangkau 41 UMKM IKRA, penyelenggaraan business matching pembiayaan syariah kepada 46 UMKM dengan total komitmen pembiayaan Rp7,18 miliar, serta Training of Trainers Pejuang Literasi EKSyar kepada 75 Dosen Pembimbing Lapangan dan 250 mahasiswa yang menjadi agen literasi EKSyar di seluruh DIY.

Program Pendukung Ekosistem Halal

Dalam memperkuat ekosistem halal di DIY, KPwBI DIY bersama stakeholders terkait sedang melakukan proses pembentukan 3 Zona Kuliner Halal Aman dan Sehat (Zona KHAS) di Universitas Ahmad Dahlan, Universitas Nahdlatul Ulama, dan Universitas Islam Indonesia; program INFRATANI di Pondok Pesantren Al-Iyanah, Nahdlatul Tullab, dan Nur Thoha; serta fasilitasi program AIR BERKAH kepada Pondok Pesantren Baitussalam, MBS Prambanan, dan Mualimat berupa dukungan sarana prasarana dan pendampingan.

Sambutan dan Tantangan EKSyar

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIY menyampaikan bahwa ekonomi dan keuangan syariah kini menjadi game changer dan akselerator perekonomian di banyak negara. Saat ini, kondisi EKSyar nasional masih menghadapi setidaknya 3 tantangan, yaitu produksi, ketersediaan dan kualitas bahan baku halal; inovasi model bisnis keuangan syariah, perluasan basis investor dan pemanfaatan digitalisasi; serta literasi ekonomi dan keuangan syariah.

Sebagai upaya menjawab tantangan tersebut, Bank Indonesia mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah melalui tiga pilar, yaitu pemberdayaan ekonomi syariah melalui halal value chain, pendalaman pasar keuangan syariah, serta penguatan riset dan edukasi.

Lebih lanjut, disampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan rangkaian kegiatan SEMESTA 2026, khususnya kepada KDEKS DIY, lembaga keagamaan, perbankan syariah, serta pelaku usaha syariah.

Harapan Pemerintah DIY

Dalam sambutannya mewakili Gubernur DIY, Kepala Biro Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda DIY Eling Priswanto menyampaikan bahwa ekonomi syariah perlu dibangun sebagai sebuah ekosistem yang utuh. SEMESTA diharapkan dapat diarahkan sebagai ekosistem tersebut guna mewujudkan manfaat ekonomi syariah yang inklusif bagi masyarakat.

Beliau menegaskan bahwa salah satu perhatian utama dalam SEMESTA adalah pengembangan Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF), yang merupakan bentuk kedermawanan sekaligus memiliki nilai ekonomi. Apabila dikelola dengan baik, ZISWAF dapat menjadi instrumen penting dalam membangun ekonomi dan meningkatkan kemandirian masyarakat.

📊 Survei Kilat BERNAS

Bidang karir impian Anda?

Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.

FAQ: Ringkasan Cepat

Apa inti dari SEMARAK EKONOMI SYARIAH YOGYAKARTA (SEMESTA) TAHUN 2026 Kembali Digelar BI DIY?

Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY kembali menggelar SEMESTA 2026 untuk mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Yogyakarta.

Apakah cara ini masih relevan di tahun ini?

Ya, panduan ini telah diperbarui oleh Tim Redaksi BERNAS.id dan diverifikasi keakuratannya. Kami selalu menyajikan informasi teknologi yang *up-to-date*.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram

Untuk Mitra & Pengiklan

Punya kabar atau rilis perusahaan?

Terbitkan siaran pers atau artikel bermerek Anda di BERNAS.id. Tayang di halaman nasional, dengan tautan yang bisa dibuka siapa pun.

Terbitkan di BERNAS.id

“SEMARAK EKONOMI SYARIAH YOGYAKARTA (SEMESTA) TAHUN 2026 Kembali Digelar BI DIY”

D
Deny Hermawan
Click to Share
Discovery Insight

Data Transmutation:
Digital Sovereignty

Kenali produk dan layanan dalam ekosistem BERNAS.

Lihat Ekosistem

Peluang Karir & Bisnis Digital

Potensi Penghasilan (2026)
Rp 15.000.000 - Rp 25.000.000

Estimasi berdasarkan data pasar kerja & AI Bernas.

Prospek Karir
⚡ Sangat Tinggi

Permintaan tenaga kerja untuk sektor ini diprediksi tetap kuat.