YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Momen istimewa di bidang olahraga tinju terjadi di Surabaya. Sabuk emas Panglima TNI secara resmi diserahkan kepada Dewan Penasehat Komisi Tinju Indonesia (KTI).
Kejuaraan Tinju Sabuk Emas Panglima TNI 2026
Kejuaraan Tinju Sabuk Emas Panglima TNI 2026 digelar di Gelora Pancasila, Surabaya pada 18–19 September 2026. Acara ini diselenggarakan oleh Pasukan Marinir 2 (Pasmar 2) Korps Marinir TNI AL dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI.
Hasil Pertandingan Utama
Dalam laga utama, Yunus Dhae dinobatkan sebagai pemenang setelah mengalahkan Flasidus Nono dengan angka mutlak. Laga tersebut disupervisi langsung oleh Sekjen Komisi Tinju Indonesia (KTI), Hendra Julio.
Selain itu, acara ini turut dihadiri jajaran pengurus, praktisi olahraga, serta sejumlah tokoh nasional.
Penyerahan Sabuk Emas Panglima TNI
Suasana penuh kehormatan mewarnai saat sabuk emas Panglima TNI diserahkan oleh Danpasmar kepada Penasehat Pengurus Pusat KTI, Dewanto P Siregar. Momen tersebut menjadi bagian dari rangkaian pelaksanaan turnamen yang membuktikan sinergi antara jajaran TNI yang dipimpin Komandan Pasmar 2 Mayjen TNI (Mar) Dr Oni Junianto bersama para promotor dan pengurus Komite Tinju Indonesia (KTI).
Pernyataan Dewanto P Siregar
"Penyerahan sabuk emas Panglima TNI ini menegaskan eratnya dukungan TNI terhadap pembinaan prestasi dan sportivitas generasi muda di arena olahraga," ujar Dewanto saat ditemui di Yogyakarta, Sabtu (19/9/2026).
Menurut Dewanto P Siregar, tujuan utama kejuaraan ini adalah menjadi sarana pembinaan atlet nasional guna mengasah mental bertanding, disiplin, sportivitas, serta melahirkan bibit-bibit petinju potensial untuk bersaing di kancah internasional.
"Menghadirkan puluhan partai termasuk partai profesional yang memperebutkan sabuk emas dari jajaran tinggi militer, termasuk Sabuk Emas Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan, Pangkormar, hingga Danpasmar," tegas Dewanto.
Harapan ke Depan
Diharapkan penyerahan sabuk emas ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi tinggi terhadap pembinaan generasi muda melalui KTI serta sinergi antara militer dan komunitas olahraga bela diri khususnya tinju.

