Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Prabowo Menangis di Gontor Teringat Palestina: Seruan Free Palestine

Oleh: Redaksi BERNAS•19 September 2026
Prabowo Menangis di Gontor Teringat Palestina: Seruan Free Palestine
Foto: Redaksi BERNAS
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
"Presiden Prabowo Subianto menghentikan sambutannya dan menangis saat teringat penderitaan warga Palestina di hadapan Duta Besar Palestina untuk Indonesia. "

🗓️ Dipublikasikan pada 19 September 2026.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita internasional terbaru →

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghentikan sambutannya dan menangis saat teringat penderitaan warga Palestina, Sabtu, 19 September 2026, di Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur.

Momen emosional itu terjadi setelah Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdulfattah A.K.

Al-Sattari, menghadiahi Presiden sebuah keffiyeh di Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.

Dalam pidatonya, Prabowo menyerukan Free Palestine dan menyebut warga Palestina dibantai, dibom, serta diserang terus-menerus.

Ia juga mengakui Indonesia seolah kurang berdaya untuk membantu mereka. Suasana haru menyelimuti forum yang dihadiri para kiai, ulama, pendidik, dan duta besar negara sahabat.

Beberapa poin penting dari peristiwa ini: - Presiden Prabowo menghentikan sambutan di tengah acara, meminta maaf, lalu berpelukan dengan Duta Besar Palestina.

- Keffiyeh dikenakan Presiden selama sisa pidato sebagai simbol solidaritas. - Seruan Free Palestine menguatkan dukungan publik Indonesia terhadap perjuangan Palestina.

Empati Presiden dan Keterbatasan Diplomasi Indonesia

Momen ini memperlihatkan sisi kemanusiaan Presiden Prabowo, namun sekaligus menyoroti keterbatasan riil pengaruh Indonesia dalam konflik internasional.

Prabowo menegaskan pentingnya kekuatan bangsa agar Indonesia mampu membantu masyarakat tertindas.

"Karena dengan kekuatan, kalau kita kuat, kita bisa membantu saudara-saudara kita yang tertindas dan yang ditindas oleh bangsa-bangsa lain," ujar Prabowo dalam pidatonya.

Pernyataan tersebut sejalan dengan posisi politik luar negeri bebas aktif yang selama ini dipegang Indonesia.

Namun, realitas geopolitik menunjukkan bahwa kapasitas diplomasi dan kekuatan nasional masih menjadi tantangan untuk menghentikan penderitaan warga Palestina.

Solidaritas Publik dan Respons Pesantren

Masyarakat Indonesia, terutama kalangan pesantren, kiai, dan ulama, memberikan dukungan kuat terhadap sikap Presiden Prabowo.

Seruan Free Palestine yang diteriakkan dalam pidato memperkuat solidaritas publik terhadap perjuangan Palestina.

Dukungan ini bukan hal baru bagi dunia pesantren.

Sejarah panjang solidaritas pesantren terhadap Palestina tercermin dalam berbagai kegiatan kemanusiaan dan doa bersama yang rutin digelar. Dampak Ekonomi Syariah dan Geopolitik

Isu Palestina memengaruhi sentimen geopolitik dan diplomasi ekonomi Indonesia, termasuk posisi Indonesia dalam organisasi multilateral dan kerja sama dengan negara-negara Timur Tengah.

Stabilitas geopolitik global berdampak pada harga energi, rantai pasok, dan arus investasi.

Di sisi lain, forum Halal 20 (H20) yang menghasilkan 39 kerja sama strategis menunjukkan upaya Indonesia memperkuat ekosistem ekonomi syariah di tengah ketegangan global.

Sentimen solidaritas Palestina dapat mendorong pertumbuhan ekonomi syariah dan sertifikasi halal Indonesia di pasar global.

Namun ketegangan geopolitik Timur Tengah berisiko mengganggu stabilitas harga energi dan rantai pasok, yang berdampak pada biaya logistik dan inflasi domestik.

Diversifikasi mitra dagang dan sumber energi menjadi kunci mengurangi risiko tersebut. Tantangan bagi Diplomasi Ekonomi-Syariah

Penguatan diplomasi ekonomi-syariah melalui perluasan sertifikasi halal global dapat menjadi instrumen soft power Indonesia.

Pengembangan pusat kajian geopolitik Timur Tengah di pesantren-pesantren besar seperti Gontor untuk mencetak diplomat ulama juga menjadi langkah strategis.

Digitalisasi ekosistem halal dan integrasi data perdagangan syariah dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama ekonomi Islam dunia.

Hal ini sejalan dengan upaya memperkuat jaringan bisnis daerah dan kerja sama B2B yang terhubung langsung dari portal berita, seperti yang dibahas dalam BERNAS Network.

Peran Pesantren dalam Diplomasi Kemanusiaan

Pondok Modern Darussalam Gontor yang merayakan 100 tahun berdirinya menjadi saksi momen haru ini. Pesantren memiliki tradisi panjang dalam mendidik santri yang peduli terhadap isu kemanusiaan global.

Penguatan kapasitas pesantren dalam kajian geopolitik dan diplomasi kemanusiaan dapat menjadi kontribusi nyata Indonesia bagi perdamaian dunia.

Hal ini juga sejalan dengan semangat Hari Perhubungan Nasional 2026 yang menekankan pentingnya konektivitas dan kerja sama antar bangsa.

Jalan Tengah: Kekuatan Nasional dan Solidaritas Global

Prabowo menekankan bahwa kekuatan bangsa adalah prasyarat untuk membantu masyarakat tertindas. Pesannya menggugah kesadaran akan pentingnya pembangunan kapasitas nasional di berbagai bidang.

Indonesia perlu terus memperkuat diplomasi multilateral, memperluas jaringan kerja sama ekonomi syariah, dan meningkatkan kapasitas pertahanan serta diplomasi kemanusiaan.

Langkah-langkah ini dapat memperkuat posisi Indonesia dalam percaturan global.

Momen di Gontor menjadi refleksi bagi Indonesia untuk terus berperan aktif dalam perdamaian dunia, sembari memperkuat fondasi ekonomi dan diplomasi yang kokoh. Strategi Solusi

Untuk memperkuat diplomasi ekonomi-syariah dan kapasitas nasional, BERNAS merekomendasikan beberapa langkah strategis:

1. Perluasan sertifikasi halal global sebagai instrumen soft power Indonesia di pasar internasional. 2.

Pengembangan pusat kajian geopolitik Timur Tengah di pesantren-pesantren besar untuk mencetak diplomat ulama yang memahami isu kemanusiaan global. 3.

Diversifikasi mitra dagang dan sumber energi guna mengurangi risiko gangguan rantai pasok akibat ketegangan geopolitik. 4.

Digitalisasi ekosistem halal dan integrasi data perdagangan syariah untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama ekonomi Islam dunia.

Bagi pelaku usaha yang ingin memperkuat brand dan jangkauan pasar, layanan Jasa SEO & Ads BERNAS dapat membantu meningkatkan visibilitas di mesin pencari dan media nasional.

Sementara itu, untuk transformasi bisnis berbasis AI, konsultasi Consulting Business Plan dapat menjadi langkah awal yang tepat.

Mari bersama membangun Indonesia yang kuat dan berdaya saing global, sembari tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas internasional.

📊 Survei Kilat BERNAS

Bidang karir impian Anda?

Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.

FAQ: Ringkasan Cepat

Apa inti dari Prabowo Menangis di Gontor Teringat Palestina: Seruan Free Palestine?

Presiden Prabowo Subianto menghentikan sambutannya dan menangis saat teringat penderitaan warga Palestina di hadapan Duta Besar Palestina untuk Indonesia.

Apakah cara ini masih relevan di tahun ini?

Ya, panduan ini telah diperbarui oleh Tim Redaksi BERNAS.id dan diverifikasi keakuratannya. Kami selalu menyajikan informasi teknologi yang *up-to-date*.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram

“Prabowo Menangis di Gontor Teringat Palestina: Seruan Free Palestine”

R
Redaksi BERNAS
Click to Share
Discovery Insight

Data Transmutation:
Digital Sovereignty

Kenali produk dan layanan dalam ekosistem BERNAS.

Lihat Ekosistem

Peluang Karir & Bisnis Digital

Potensi Penghasilan (2026)
Rp 15.000.000 - Rp 25.000.000

Estimasi berdasarkan data pasar kerja & AI Bernas.

Prospek Karir
⚡ Sangat Tinggi

Permintaan tenaga kerja untuk sektor ini diprediksi tetap kuat.