Pemkot Terus Bedah Rumah, Wisnu : Solusinya Gotong Royong

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta terus menggulirkan program bedah rumah, yang dilaksanakan setiap akhir pekan.
Program yang langsung menyentuh kebutuhan warga miskin ini menuai dukungan dari legislatif.
Ketua DPRD Kota Yogyakarta Wisnu Sabdono Putro, mengungkapkan sebagai bentuk dukungan dan apresiasi atas program tersebut pihaknya juga akan selalu hadir di setiap kegiatan bedah rumah.
“Program ini sama sekali tidak menggunakan APBD.
Artinya, ini adalah bentuk gotong royong baik oleh masyarakat setempat, komunitas maupun korporasi.
Gotong royong lintas sektor yang didorong oleh Pak Walikota ini tentu merupakan bentuk sumbangsih nyata bagi pembangunan kota ini,” ucapnya, Senin (13/10/2025).
Otomatisasi Invoice & Procurement dengan AI — Gratis Trial
Invo1st memproses invoice, PO, dan 3-way matching secara otomatis. Hemat 80% waktu administrasi.
Daftar Sekarang — Gratis →Baca Juga : DPRD Jogja, Efisiensi Tak Menyurutkan Pembahasan Raperda
Terbaru, pada pelan kemarin, dua rumah tidak layak huni (RTLH) yaitu di Jalan Jageran MJ III/364 RT 27 RW 8 atas nama Suharjono dan di Jalan Mantrijeron MJ III/875 RT 053 RW 014 atas nama Hari Susetyo.
Pada kesempatan itu warga setempat turut serta baik melalui bantuan tenaga, material maupun konsumsi.
Wisnu mengaku, jumlah RTLH di Kota Yogyakarta masih mencapai ribuan unit yang tersebar di berbagai wilayah.
Jika perbaikannya hanya mengandalkan APBD maka dibutuhkan waktu hingga puluhan tahun untuk menuntaskannya.
Apalagi persyaratan memanfaatkan anggaran dari pemerintah juga tidak mudah.
Warta Pilihan Redaksi:
BERNAS Growth Academy: Belajar Investasi & Web3 dari Nol“Gotong royong sebagai solusi realisasi bedah rumah.
Manfaatnya pun sangat besar,” ucap politisi PDI Perjuangan, itu.
Baca Juga : DPRD Jogja Inisiasi Raperda Pengelolaan Kebudayaan
Menurutnya, rumah yang sudah layak huni maka derajat kesehatan yang menempatinya akan terjamin.
Aspek psikososial sudah pasti juga akan terangkat.
Harapannya, warga bisa semakin produktif, dan itu butuh kepedulian sesama.
Oleh karena itu dirinya optimis jika gotong royong mampu menjadi budaya di Kota Yogyakarta maka berbagai persoalan sosial maupun lingkungan akan mudah teratasi.
Termasuk juga persoalan sampah yang masih perlu mendapat sentuhan banyak pihak.
Upaya Pemkot melalui gerakan Masyarakat Jogja Olah Sampah (Mas JOS) sangat relevan dengan gotong royong.
Terutama andil dari rumah tangga yang konsisten melalukan pemilahan.
Selanjutnya didukung pula oleh kelompok masyarakat melalui bank sampah yang rutin melakukan pengolahan.
Apalagi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) juga mengampu minimal satu kelurahan yang didampingi dalam mengolah sampah.
Wisnu mengatakan kegiatan bedah rumah sebenarnya sekaligus bentuk implementasi Segoro Amarto atau semangat gotong royong untuk Kota Yogyakarta.
Selain membantu memperbaiki tempat tinggal, dirinya juga menekankan pentingnya hunian layak dalam mendukung kesehatan keluarga.
“Kalau rumahnya layak, anak-anak juga tumbuh sehat, tidak stunting.
Jadi manfaatnya bukan hanya rumah, tapi juga untuk masa depan keluarga,” ungkapnya.
Sehingga sumbangsih dari korporasi pun sangat dibutuhkan.
Terutama melalui program tanggung jawab sosial lingkungan perusahaan (TSLP) atau corporate social responsibility (CSR).
Kehadiran CSR dalam program itu akan memperkuat ekosistem gotong royong sekaligus implementasi gandeng gendong. (Age)
📊 Survei Kilat BERNAS
Apakah Anda tertarik kuliah lagi?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Dapatkan Top 100 Weekly Brief Langsung ke Email Anda
Setiap Senin pagi: ranking terbaru brand & pemimpin Indonesia, tren industri, dan content angle yang bisa langsung dieksekusi.

Program Career Accelerator UNMAHA
Akselerasi karir global Anda lewat program Teaching Factory. Kuliah S1/D3 dengan jaminan penempatan kerja.
Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Gelar BUMD Leaders Forum, Pemprov DKI Perkuat Peran BUMD sebagai Pilar Ekonomi
Film “Pesta Babi” Diputar di Asrama Mahasiswa Papua Jogja, Memunculkan Banyak Pertanyaan
Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di di yogyakarta
Semantic Authority Linker
Lanjutkan Literasi Strategis Anda