JAKARTA, BERNAS.ID – Masyarakat Asta Cita Indonesia (MACI) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Training of Trainers (ToT) Juru Bicara Infrastruktur sebagai langkah memperkuat komunikasi publik terkait pembangunan nasional di bidang infrastruktur.
Ketua MACI, Muh Zulfikar Suhardi, menegaskan kegiatan ini merupakan bagian dari strategi mengawal visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat narasi pembangunan.
Baca Juga : Menjadi Bagian dari Implementasi Asta Cita, Polri Lebih Baik Fokus Pada Lingkup Tugas Utama
“Infrastruktur bukan sekadar proyek fisik. Ini adalah strategi politik dan sosial untuk mengatasi ketimpangan, memperkuat konektivitas, dan membuka peluang ekonomi di seluruh daerah,” kata Zulfikar.
Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur harus dikawal melalui narasi publik yang presisi. Karena itu, MACI membentuk jaringan pelatih yang akan mencetak juru bicara infrastruktur di 38 provinsi.
Dengan mengusung semangat “Tuhan Maha Tahu, Rakyat Harus Diberi Tahu,” para juru bicara ini diharapkan aktif menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat, khususnya melalui kanal digital.
Baca Juga : Gubernur Pramono Tegaskan Komitmen Jakarta terhadap Pembangunan Berkelanjutan di Forum PBB
Zulfikar juga menyampaikan apresiasi kepada Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), atas komitmennya dalam pembangunan yang berdampak langsung ke masyarakat.
“Program kementerian di bawah koordinasi beliau harus tidak hanya dijalankan dengan baik, tapi juga dipahami dan dirasakan masyarakat,” ujarnya.
MACI berharap AHY dapat membuka kegiatan ini secara resmi dan memberi arahan strategis.
Bimtek ini dinilai sebagai awal penguatan sinergi antara pembangunan dan komunikasi publik menuju Indonesia Emas 2045. (DID)

