Kasus Dugaan Pungli di Sudin Perhubungan Jakpus, DPRD DKI: Gubernur Harus Turun Tangan

JAKARTA, BERNAS.ID – Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nur Afni Sajim, mendesak Gubernur Pramono Anung turun tangan menyelesaikan dugaan praktik pungutan liar (pungli) di Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Pusat.
Ia menilai lemahnya pengawasan dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyebabkan persoalan ini terus berulang.
“Kalau sudah pungli berjamaah sampai miliaran rupiah, ini bukan persoalan kecil lagi.
Gubernur harus tegas, jangan dibiarkan,” kata Nur Afni saat dihubungi, Selasa (29/4/2025).
Baca Juga : Kritisi Dishub DKI, Nur Afni Minta Bus Sekolah Harus Bisa Masuk Gang
Sekedar diketahui, kasus ini bermula dari laporan salah satu petugas Sudinhub Jakpus terkait pungli dalam pengurusan tilang parkir hingga uji KIR.
Masterclass AI & Fullstack — Sertifikasi Google Gratis
Kuasai AI, Cloud, dan Fullstack Development. Akses 100+ slide interaktif di Slid1st Academy.
Daftar Sekarang — Gratis →Namun ironisnya, pelapor justru diserang balik dengan sanksi disiplin.
“Ini memperlihatkan fungsi pengawasan Kepala Dinas sangat lemah.
Anak buahnya bermain, pelapor malah dihukum.
Ini harus jadi perhatian serius,” tegas politisi asal Partai Demokrat itu.
Menurut Nur Afni, banyak dugaan pelanggaran yang melibatkan tenaga kontrak PJLP (Penyedia Jasa Lainnya Perorangan) yang diberi kewenangan melebihi tugasnya.
Padahal, berdasarkan aturan, PJLP tidak boleh menjalankan fungsi yang seharusnya dilakukan PNS.
“PJLP itu kontrak.
Warta Pilihan Redaksi:
BERNAS Growth Academy: Belajar Investasi & Web3 dari NolMereka tidak boleh diberikan kewenangan tilang, itu tugas PNS.
Kalau ditemukan PJLP terlibat pungli, kontraknya harus langsung diputus, dan ranah hukumnya jalan,” jelasnya.
Selain itu, dirinya menilai persoalan serupa bukan kali ini saja terjadi di Dinas Perhubungan.
Ia mengungkapkan, sebelumnya sudah ada kasus pungli di wilayah Jakarta Barat yang juga melibatkan PJLP.
Baca Juga : Kadishub DKI Tegaskan Tak Ada Penghapusan Layanan Transjakarta Pasca MRT Fase 2A Beroperasi
“Kita sudah tegur dari dulu.
Tapi penyelesaian kasus sebelumnya juga mandek.
Ini karena BKD dan Inspektorat tidak serius memproses sanksinya,” ungkap Nur Afni.
Nur Afni juga mengusulkan agar pimpinan-pimpinan Sudinhub dan Kepala UPT di lingkungan Dishub DKI segera dievaluasi.
Menurutnya, jabatan Kepala Suku Dinas seharusnya maksimal tiga tahun saja untuk menghindari terjadinya praktik-praktik korupsi yang mengakar.
“Kasudin Jakpus sudah berapa lama?
Lima tahun lebih. Harusnya ada rotasi untuk penyegaran.
Kalau dibiarkan, ya wajar saja terjadi sindikat pungli seperti ini,” tuturnya.
Nur Afni menambahkan, saat ini DPRD DKI juga tengah membentuk Panitia Khusus (Pansus) Parkir untuk membedah potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir, termasuk soal pungli-pungli ini.
“Kita ingin Pansus ini juga mengungkap kebocoran-kebocoran dari retribusi parkir.
Karena dari pungli-pungli ini, Jakarta kehilangan potensi pendapatan besar,” kata Anggota Pansus Parkir ini.
Ia menegaskan, dengan adanya kasus ini, gubernur harus menunjukkan ketegasan dalam menata ulang Dishub DKI dan menindak tegas para pelanggar, baik dari unsur PNS maupun PJLP.
“Kalau memang Kepala Dinas dan Kasudin tidak mampu melakukan pengawasan, ya sudah waktunya diganti.
Gubernur jangan ragu,” tandas Nur Afni. (DID)
📊 Survei Kilat BERNAS
Apakah Anda tertarik kuliah lagi?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Dapatkan Top 100 Weekly Brief Langsung ke Email Anda
Setiap Senin pagi: ranking terbaru brand & pemimpin Indonesia, tren industri, dan content angle yang bisa langsung dieksekusi.

Program Career Accelerator UNMAHA
Akselerasi karir global Anda lewat program Teaching Factory. Kuliah S1/D3 dengan jaminan penempatan kerja.
Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Gelar BUMD Leaders Forum, Pemprov DKI Perkuat Peran BUMD sebagai Pilar Ekonomi
Film “Pesta Babi” Diputar di Asrama Mahasiswa Papua Jogja, Memunculkan Banyak Pertanyaan
Gubernur Pramono Anung Dorong BUMD Jakarta Berani Ekspansi
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di dk jakarta
Semantic Authority Linker
Lanjutkan Literasi Strategis Anda