Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

JogjaKita Guncang Pasar dengan Program Gratis Ongkir

Oleh: Christina Dewi•19 Juni 2026
JogjaKita Guncang Pasar dengan Program Gratis Ongkir
Foto: Christina Dewi
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Di tengah riuhnya perang tarif yang kerap mewarnai persaingan layanan pesan-antar makanan, aplikasi lokal JogjaKita tampil beda dengan gebrakan spektakuler yakni program “Gratis Ongkir”. Langkah ini bukan sekadar strategi bisnis, melainkan sebuah gerakan nyata untuk meringankan beban masyarakat sekaligus menggerakkan roda ekonomi lokal. Terobosan di Tengah Tantangan Ekonomi Direktur JogjaKita, Suroto, menegaskan "

🗓️ Dipublikasikan pada 19 Juni 2026.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit.

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Di tengah riuhnya perang tarif yang kerap mewarnai persaingan layanan pesan-antar makanan, aplikasi lokal JogjaKita tampil beda dengan gebrakan spektakuler yakni program “Gratis Ongkir”.

Langkah ini bukan sekadar strategi bisnis, melainkan sebuah gerakan nyata untuk meringankan beban masyarakat sekaligus menggerakkan roda ekonomi lokal.

Terobosan di Tengah Tantangan Ekonomi

Direktur JogjaKita, Suroto, menegaskan bahwa program ini lahir dari kepedulian terhadap kondisi masyarakat.

Baca Juga : Pemerintah Harusnya Beri Insentif ke Ojol, Bukan Batasi Pemakaian BBM Subsidi

“Banyak orang batal pesan makanan karena ongkir. Kami hadir untuk mengurangi beban itu, bukan ikut-ikutan perang harga,” ujarnya, Jumat (19/6/2026).

Dengan kode promo GRATISONGKIR, pengguna bisa menikmati layanan bebas biaya kirim setiap hari sesuai syarat yang berlaku. Program ini dirancang agar berkelanjutan dan terus dievaluasi demi manfaat jangka panjang.

Fokus pada UMKM dan Driver

Berbeda dari strategi kompetitor, JogjaKita menitikberatkan dukungan pada UMKM lokal dan kesejahteraan driver.

Baca Juga : Ratusan Driver Gojek Jogja Gelar Aksi Solidaritas Bela Nadiem Makarim

“Semakin banyak pelanggan memesan, semakin besar peluang driver mendapatkan order.

Kami ingin semua pihak merasakan keuntungan: pelanggan, merchant, dan driver,” tegas Suroto.

Dampak Sosial dan Ekonomi

Program ini bukan hanya soal hemat ongkir, tetapi juga tentang membangun ekosistem ekonomi Jogja. Harapannya, semakin banyak masyarakat menggunakan aplikasi lokal, semakin besar pesanan yang masuk ke UMKM, dan semakin banyak order yang diterima driver.

“Ekonomi Jogja harus bergerak bersama,” pungkas Suroto penuh optimisme.

JogjaKita tidak sekadar meluncurkan promo, tetapi menciptakan gerakan sosial-ekonomi yang bisa menjadi model inspiratif bagi daerah lain.

Gratis Ongkir bukan perang tarif, melainkan senjata strategis untuk memperkuat ekonomi lokal dan solidaritas masyarakat. (cdr)

 

Tag:#berita

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram