YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Memasuki Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Yogyakarta yang ke 269 tahun, beberapa hal masih menjadi sorotan legislator. Setidaknya dua hal isu utama yang menjadi problem besar warga Kota Yogyakarta.
“Pertama, persoalan sampah harus segera diselesaikan dengan berbagai macam dinamikanya. Kedua, kemiskinan kemudian pengangguran juga harus diselesaikan,” ucap Wakil Ketua DPRD Kota Yogyakarta, Triyono Hari Kuncoro, usai mengikuti upacara HUT ke 269 Kota Yogyakarta di Balaikota, Selasa (7/10/2025).
Baca Juga : DPRD Jogja, Efisiensi Tak Menyurutkan Pembahasan Raperda
Politisi PKS itu mendesak agar momentum hari jadi tersebut dijadikan titik tolak bagi Pemerintah Kota untuk menjadi lebih responsif terhadap dinamika dan persoalan yang dihadapi masyarakat.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Kuncoro mengusulkan agar Pemkot Yogyakarta segera melaksanakan efisiensi anggaran yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Dana dari kegiatan yang dinilai tidak terlalu penting harus dialihkan ke program-program yang memberikan efek langsung dan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Dilaksanakan dengan cara mengurangi kegiatan-kegiatan yang tidak terlalu penting untuk dialihkan ke kegiatan-kegiatan yang lebih bermanfaat bagi masyarakat yang efeknya langsung kepada masyarakat,” tegasnya.
Beberapa alokasi prioritas yang diusulkan antara lain menambah jaminan pendidikan, menambah jaminan kesehatan serta menambah jaminan peningkatan ekonomi untuk UMKM.
Baca Juga : Bahas Raperda Rusun, DPRD Jogja Arahkan Kikis Kemiskinan
Menurut Triyono, alokasi anggaran yang berorientasi langsung pada kesejahteraan masyarakat ini tidak hanya bermanfaat secara ekonomi, tetapi juga akan memperkuat stabilitas kota.
Ia meyakini bahwa peningkatan rasa percaya dan cinta masyarakat terhadap pemerintah akan semakin kuat jika kebutuhan dasar mereka terpenuhi.
“Masyarakat kecukupan secara makan, secara sandang, secara pekerjaan dan seterusnya insyaallah akan jauh lebih stabil dibandingkan ketika terjadi banyak ketimpangan,” tutur Kuncoro. (Age)

