CILACAP, BERNAS.ID – Sekretaris Direktorar Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia (Sesditjenpas Kemkumham RI), Heni Yuwono menyebutkan, Tiga Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) baru yang akan dipergunakan bagi narapidana teroris di Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah akan segera beroperasi.
Ketiga lapas yang terdiri dari dua lapas maximum security dan satu minimum security ini, sambung Heni sedang dalam tahap pembangunan, diperkirakan akan selesai pada bulan Juni 2021 dan akan segera beroperasi pada tahun 2022 mendatang.
“Kami targetkan akhir tahun ini selesai. Ketiga lapas tersebut akan dilengkapi dengan sarana dan prasarana. Insya Allah tahun 2022 sudah bisa untuk dioperasionalkan,” katanya, Rabu (19/5/2021).
Baca Juga : Polisi Ungkap Sumber Dana Kelompok Teroris JI
Sebelumnya, Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly mengatakan, pihaknya akan membangun tiga lapas baru di Nusakambangan untuk narapidana terorisme.
Sedangkan, saat ini Detasemen Khusus (Densus) 88 Polri sudah memiliki rumah tahanan khusus teroris di Cikeas, Jawa Barat, pasca peristiwa di Mako Brimob.
Namun dengan banyaknya tahanan Polri terkait terorisme saat ini, rumah tahanan tersebut dalam kondisi kapasitas berlebih atau over kapasitas.
“Kita mendapat komplain dari Kejaksaan Tinggi, Polda, karena masih agak padat. Kalau untuk khusus teroris, saya kira Polri masih ada tempat khusus untuk itu. Tahun ini kita bangun tiga lapas di Nusakambangan.
Satu lapas maximum security saya kira sudah cukup untuk itu,” terang Yasonna. (cdr)

