Bernas.id – Proses pencarian jati diri dan pencapaian kesuksesan tidak dapat diraih dengan mudah dan cuma-cuma.
Tuhan selalu memiliki jalan untuk mempertemukan kita dengan life path yang sudah digariskan untuk kita semua.
Seperti halnya Diana, seorang gadis yang bermimpi menjadi seorang pramugari.
Diana mulai mencoba keberuntungannya di bidang penerbangan dengan mendaftar ke jenjang diploma satu di sebuah sekolah tinggi yang memiliki jurusan pramugari di Yogyakarta.
Sayangnya, kala itu Diana tidak mendapatkan informasi yang lengkap mengenai persyaratan detail untuk menjadi pramugari seperti syarat fisik yang harus benar-benar tidak ada bekas luka.
Setelah menyelesaikan pendidikannya di Yogyakarta, Dia mencoba untuk mengikuti beberapa recruitment untuk menjadi pramugari, namun ia selalu gagal.
Demi mewujudkan cita-citanya menjadi seorang pramugari, Diana sempat ingin menghilangkan bekas luka dengan metode laser.
Sayangnya, untuk treatment tersebut dibutuhkan biaya yang banyak.
Ia pun pernah mencoba menghilangkan bekas luka yang ia miliki dengan obat-obatan penghilang luka, namun itu pun tidak mendatangkan hasil yang memuaskan.
Dia sadar bahwa keberhasilan bukan hanya dengan cara menjadi pramugari. Masih banyak profesi lainnya dapat membuatnya sukses.
Akhirnya Diana memutuskan untuk kembali ke kota yang telah membesarkannya di Sumatra Selatan dan mengadu nasib dengan ijasah D1 yang ia miliki.
Diana pernah bekerja sebagai penjaga sebuah toko yang menjual telepon seluler dan sales marketing di sebuah perusahaan penyedia jasa dan jaringan telekomunikasi.
Sebagai gadis yang memiliki pemikiran yang dewasa, Diana akhirnya memutuskan untuk melanjutkan pendidikan pada jurusan yang banyak dibutuhkan di masa depan serta memiliki peluang kerja yang lebih luas.
Dengan pertimbangan tersebut Diana memutuskan melanjutkan Kuliah di AMIK AKMI BATURAJA dengan jurusan Teknik Informatika D3 yang kini menjadi bagian dari Universitas Mahakarya Asia (UNMAHA).
Diana mengakui bahwa belajar di kampus UNMAHA sungguh menyenangkan karena banyak pengetahuan baru yang ia dapatkan.
Ia sangat berharap, kelak nanti setelah menyelesaikan kuliah, ia dapat bekerja sesuai kemampuannya.
Dengan semangat yang demikian besar untuk menggapai kesuksesan di masa depan, Diana belajar dengan sangat serius dan memerhatikan penjelasan dosen pengajar.
Ia merasa hal itu saja yang harus dilakukannya agar mendapatkan hasil belajar yang memuaskan. Ia berdoa untuk menjadi mahasiswa lulusan terbaik dan berbakat.
Diana memilih UNMAHA karena ia berminat mendalami jurusan komputer atau teknologi.
Ia melihat prospek bidang teknologi sangat besar di masa depan. Tidak ada bidang yang terlepas dari teknologi.
Pertimbangan lain pemilihan UNMAHA adalah saran seorang kerabat yang merekomendasikan UNMAHA dengan pertimbangan kualitas kampus yang sangat baik dan banyak lulusan yang sudah sukses di berbagai bidang pekerjaan.
Ia sadar, segala hal dalam hidupnya sudah diatur oleh Tuhan tetapi ia harus berusaha untuk terus berada di lingkungan yang tepat untuk pengembangan dirinya.
Ketika duduk di semester 3, Diana berkesempatan mendapatkan beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA).
Beasiswa ini diberikan kepadanya karena Indeks Prestasi Kumulatif yang ia capai adalah 3.64.
Diana bersama 30 orang rekannya menyisihkan sekitar 120 orang mahasiswa lain. Beasiswa yang ia terima tentu menjadi motivator yang semakin memacu semangatnya untuk belajar.
Gadis yang sempat gagal menjadi pramugari ini, sekarang merajut cita-citanya menajdi pengusaha kuliner dan fashion dengan brand sendiri.
Ia berharap suatu saat nanti dapat membuka butik untuk menjangkau lebih banyak costumer lebih dari pemasaran secara digital seperti yang ia lakukan saat ini.
📊 Survei Kilat BERNAS
Berapa penghasilan bulanan ideal Anda?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
FAQ: Ringkasan Cepat
Apa inti dari Diana, Dapatkan Beasiswa PPA di Universitas Mahakarya Asia Hingga Meroket Melalui Digital Marketing?
Bernas id Proses pencarian jati diri dan pencapaian kesuksesan tidak dapat diraih dengan mudah dan cuma cuma Tuhan selalu memiliki jalan untuk mempertemukan
Apakah cara ini masih relevan di tahun ini?
Ya, panduan ini telah diperbarui oleh Tim Redaksi BERNAS.id dan diverifikasi keakuratannya. Kami selalu menyajikan informasi teknologi yang *up-to-date*.




