Bernas.id- Sekira pukul 09.40 WIB, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tiba di Madrasah Mu'allimin Mu'allimaat Muhammadiyah Yogyakarta untuk menghadiri acara Milad Satu Abad sekolah tersebut, Kamis (6/12/2018).
Jokowi datang didampingi Menteri Sekretaris Negara (Mensekneg) Pratikno, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy.
Presiden disambut Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nasir, mantan ketua umum Muhammadiyah Ahmad Syafei ?Buya? Maarif dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X.
Selain mengucapan selamat kepada madrasah Mu?allimin Mu?allimaat Muhammadiyah Yogyakarta yang berusia satu abad, Jokowi membeberkan alasan infrastruktur harus dibangun di hadapan ratusan siswa sekolah tersebut.
Jokowi mengatakan pentingnya pembangunan infrastruktur, seperti jalan tol, airport, pelabuhan, jalur kereta api dan pembangkit listrik. Pertama untuk mempercepat pelayanan publik, terutama guna mempercepat mobilitas barang dan orang.
?Sebelum ada airport, dari Yogyakarta ke Jakarta dengan naik kereta api atau mobil membutuhkan waktu delapan jam, tetapi dengan naik pesawat hanya butuh waktu 55 menit.
Ini artinya diperlukan untuk mobilitas agar cepat,?ucapnya.
Selain itu, infrastruktur diperlukan untuk mendukung daya saing dengan negara lain. Sebab tanpa adanya infrastruktur tersebut tentunya negara tidak bisa bersaing dengan negara lain yang memiliki fasilitas infrastruktur.
? Artinya, infrastruktur sangat duperlukan sekali,?imbuhnya.
Jokowi juga meyakini infrastruktur sangat diperlukan negara besar seperti Indonesia untuk mempersatukan bangsa, terutama dalam mengintegrasikan pulau, propinsi, kabupaten dan kota sehingga antardaerah di Indonesia bisa saling menyambung.
“Infrastruktur bukan hanya masalah ekonomi,tapi persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,”tutupnya. (jat)

