Bernas.id – Dalam rangka menyambut kunjungan field trip puluhan siswa SD Cikal Jakarta Senin (16/4/2018), Museum Wayang Kekayon Yogyakarta menggelar pentas wayang yang cukup inovatif. Ditampilkan pertunjukan cokekan (nyanyian) wayang, dengan lakon Gatotkaca Lahir.
Kepala Museum Wayang Kekayon Yogyakarta RM Donny Megananda menerangkan, khusus kunjungan tamu kali ini, mereka ingin menyaksikan pertunjukan wayang. Namun untuk menampilkan pertinjukan wayang semalam suntuk sangat tidak memungkinkan, sebab para tamu merupakan anak-anak yang tidak mengenal budaya Jawa.
“Karena itu digelar cokekan wayang dengan seperti gamelan mini dan pentas seperti pada umumnya, namun durasinya singkat, bahasanya lebih gaul, dan lebih interaktif, dalang sekaligus juga menjelaskan tetang wayang,” ujar Donny.
Ia menerangkan, cokekan wayang ini adalah pilihan baru bagi penggemar wayang, karena durasinya hanya sekitar 20 menit.
Dalang sinden dan para pengrawit dalam pertunjukan kali ini adalah mahasiswa ISI Yogyakarta yang tergabung dalam @squadbumi.
Lakon Gatotkaca lahir dipilih, karena ceritanya sederhana, nun sangat dalam filosofi dan maknanya. Cerita ini mengajak para siswa untun mengasah dan menempa diri guna menjadi pribadi yang lebib baik, serta mau bersopansantun dan belajar supaya bisa menjadi ksatria.
“Cerita wayang ingin mengajak bagaimana anak-anak bisa berjuang keras mencapai cita-citanya sekaligus bisa kepo terhadap wayang,” tandasnya. (Den)

