Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Rokok, Pemicu Paling Tinggi Kanker Paru

Oleh: Redaksi Bernas•31 Januari 2018
Rokok, Pemicu Paling Tinggi Kanker Paru
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Rokok memang menjadi salah satu pemicu penyakit mulai jantung, kanker paru-paru kemandulan dan lainnya Kanker paru merupakan salah satu jenis kanker..."

🗓️ Dipublikasikan pada 31 Januari 2018.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita kesehatan terbaru →

JAKARTA, Bernas.id ? Rokok memang menjadi salah satu pemicu penyakit mulai jantung, kanker paru-paru, kemandulan dan lainnya. Kanker paru merupakan salah satu jenis kanker yang banyak dialami oleh kaum adam di Indonesia. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr H Mohamad Subuh, MPPM, mengungkapkan pemicunya sangatlah beragam.

“Tentunya pada pria kasus kanker paru dialami karena berbagai sebab, kalau saya sih jujur saja penyebab paling tinggi itu merokok.

Harus berani menyebutkan masalah ini,” terang Subuh di sela acara peringatan 'Hari Kanker Sedunia' di Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan.

Kanker paru termasuk penyakit yang sukar dideteksi dini. Hal ini dikarenakan gejala yang muncul pada stadium awal masih cukup samar dengan gejala penyakit umum lainnya. Sementara, Ketua Perhimpunan Ongkologi Indonesia, Prof Dr dr Aru Wicaksono Sudoyo, SpPD, KHOM, FACP, memberikan informasi tambahannya.

“Bayangkan paru-paru, di dalamnya ada massa sekecil biji kacang hijau, berasa enggak?

Begitu dia mulai besar, pembuluh darah kena, batuk keluar darah, baru ada gejala. Karena itu kanker paru jarang muncul dalam stadium dini. Kecuali kita ngecheck up setiap setahun sekali.

Masalahnya yang rutin check up kan orang kantoran,” imbuhnya.

Pihaknya pun menganjurkan untuk melakukan pemeriksaan rongent paru. Sesekali saja cukup dikarenakan kanker butuh sekitar belasan tahun untuk matang.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram