Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Terkuak! Ternyata Bukan Merokok Penyebab Utama Kanker Paru, Tetapi Ini

Oleh: Redaksi Bernas•24 Januari 2018
Terkuak! Ternyata Bukan Merokok Penyebab Utama Kanker Paru, Tetapi Ini
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Bernas id Seperti kita tahu bersama bahwa kanker adalah penyakit tidak menular yang sangat mematikan terutama apabila terdiagnosis pada stadium lanjut Kanker..."

🗓️ Dipublikasikan pada 24 Januari 2018.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita kesehatan terbaru →

Bernas.id – Seperti kita tahu bersama bahwa kanker adalah penyakit tidak menular yang sangat mematikan, terutama apabila terdiagnosis pada stadium lanjut. Kanker adalah satu-satunya penyakit yang tidak mengenal usia dalam prognosis merenggut nyawa. Tidak ada yang bisa lolos dari capitan kepiting satu ini.

Dari sekian banyaknya jenis kanker adalah kanker paru yang masuk dalam lima besar kanker terbanyak dan terburuk prognosisnya.

Prognosis atau harapan hidup penderita kanker paru stadium awal saja tidak bisa melebihi 50 % menurut Manchester Score.

Hal ini bisa dipahami secara awam karena paru-paru terkait erat dengan proses pernapasan.

Tentunya apabila ada gangguan pada sistem tersebut kita tidak bisa bernafas dengan maksimal.

Kekurangan oksigen menyebabkan sistem lain terganggu, sehingga derajat keparahan akan semakin tinggi.

Di samping itu prognosis buruk ini disebabkan karena paru-paru berhubungan erat dengan aliran darah sehingga memudahkan penyebaran sel kanker ke seluruh tubuh.

Kanker paru sering kali dikaitkan dengan kebiasaan merokok. Padahal, bukan karena aktivitas merokoknya, tetapi karena paparan asapnya.

Perokok pasif memiliki kesempatan juga untuk terkena kanker paru begitu juga paparan logam berat, gas radon dan asbestos. Namun penyebab utama semua jenis kanker adalah kelainan genetika.

Gejala kanker paru antara lain batuk yang tak kunjung sembuh, adanya darah dalam dahak, sesak nafas, berat badan menurun, selera makan hilang, nyeri dada, nyeri otot, demam tak terdefinisi, dan gejala tak spesifik lain. Diagnosis kanker paru dapat ditegakkan dengan pemeriksaan rontgen dada, CT Scan atau MRI.

Meskipun kanker utamanya disebabkan karena kelaianan genetika atau keturunan, namun usaha pencegahan bisa dilakukan dengan memodifikasi gaya hidup, seperti:

  • Hindari merokok dan paparan asap rokok.
  • Hindari paparan langsung dengan logam berat dan juga gas berbahaya tanpa masker khusus.
  • Hindari karsinogen dalam makanan seperti makanan kemasan yang berpengawet, minyak goreng yang dipakai berkali-kali, junk food.
  • Makan lebih banyak sayur dan buah serta suplemen antioksidan terutama bagi yang memiliki keturunan kanker.
  • Olahraga teratur dan cukup istirahat.

Selamat tinggal kanker!

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram