Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Wabah Campak Merebak, Polri-TNI ke Asmat

Oleh: Redaksi Bernas•15 Januari 2018
Wabah Campak Merebak, Polri-TNI ke Asmat
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"setidaknya ada 61 anak dari 23 distrik (kecamatan) di daerah itu meninggal akibat terkena wabah campak. Tim medis milik TNI itu diterjunkan berdasarkan perintah..."

🗓️ Dipublikasikan pada 15 Januari 2018.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita kesehatan terbaru →

PAPUA, Bernas.id ? Kapolda Papua Irjen Boy Rafli Amar memimpin pelepasan personel Satgas Kemanusiaan ke Kabupaten Asmat. Bantuan juga diberikan oleh pihak TNI sebanyak 53 orang tim kesehatan.

“Kami akan siapkan beberapa kapal dari Direktorat Polair Polda Papua dan Satuan Polair Polres Mimika serta beberapa kapal dari swasta untuk membawa para satgas tersebut. Tim satgas ini untuk memberikan pengobatan dan pemberian makanan tambahan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Boy dalam siaran pers, Selasa (16/1/18).

Kapolda Papua dalam sambutannya mengungkapkan sesuai hasil rapat yang dilaksanakan pada hari Senin (15/1/18) kemarin, Satgas Kemanusiaan gabungan dari Polri, TNI, Kementerian Sosial, tim kesehatan dari TNI, Polri serta Pemerintah Daerah kurang lebih 30 orang berangkat ke Asmat hari ini, Selasa (16/1/18).

“Tim ini dan akan bergabung dengan tim kesehatan maupun instansi terkait dari Kabupaten Asmat, ada beberapa tim satgas yang telah diberangkatkan kemarin dan untuk hari ini akan diberangkatkan kembali dan bergabung dengan tim satgas yang stand by di Kabupaten Mimika yang akan bersama-sama ke beberapa Distrik tersebut,” katanya.

Diketahui, setidaknya ada 61 anak dari 23 distrik (kecamatan) di daerah itu meninggal akibat terkena wabah campak.

Tim medis milik TNI itu diterjunkan berdasarkan perintah Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI George Elnadus Supit.

Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Muhammad Aidi menyebutkan panglima meminta tim medis dari berbagai dokter spesialis melakukan penanganan cepat atas bencana yang dialami rakyat di Kabupaten Asmat.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram