Bernas.id – Saat ini, pengendara kendaraan bermotor semakin meningkat setiap tahunnya. Karena harga DP (Down Payment) yang semakin terjangkau dan menggiurkan, membuat orang-orang lebih mudah untuk medapatkan kendaraan bermotor. Peningkatan ini mempengaruhi beberapa hal seperti kemacetan dan kecelakaan yang meningkat.
Seperti pada kota-kota besar yang semkain penat dan macet karena banyaknya pengguna kendaraan bermotor. Tidak hanya itu saja, tingkat kecelakaan lalu lintas pun semakin banyak.
Banyak juga penyebab kecelakaan tersebut adalah hal-hal sepele yang sering kali kita remehkan.
Misalnya:
1. Mengobrol beriringan dengan mengendarai motor
Sering kita jumpai di jalan, ada dua pengendara sepeda motor yang mengendarai sambil mengobrol beriringan. Padahal hal tersebut sangat menggangu pengendara lain.
Tidak menutup kemungkinan kegiatan mengobrol di jalan terebut dapat menimbulkan kemacetan karena satu sisi jalan tertutup dan membuat pengendara lain harus mengurangi kecepatan.
Apabila pengendara lain sedang terburu-buru, maka harus menyalip dan mengambil jalur lain yang terkadang sudah penuh dengan pengendara yang lain.
2. Membuka pintu mobil tanpa melihat situasi
Seringkali, pengendara mobil saat akan membuka pintu, sering terlupa untuk melihat kondisi di sekeliling.
Alhasil saat secara mendadak membuka pintu pengendara yang datang dari arah belakang sontak kaget dan tidak bisa mengerem secara mendadak.
Sebaiknya sebelum membuka pintu, hendaknya melihat kondisi sekeliling.
Tidak hanya mendadak membuka pintu, namun membuka pintu dalam waktu lama juga dapat menyebabkan orang lain celaka.
3.
Menerobos lalu lintas
Salah satu kebiasaan yang susah hilang dari beberapa masyarakat adalah menerobos lampu lalu lintas.
Banyak dari kita yang suka tidak sabaran dengan kinerja lampu merah yang bisa dibilang memperlambat kita.
Dengan alasan terburu-buru sering kali, saat lampu belum berubah hijau kita langsung tancap gas, atau saat lampu baru berubah merah kita tetap melajukan kendaraan dengan kecepatan tinggi agar tidak berhenti untuk menunggu lampu berubah hijau.
4.
Melawan arah
Demi mempersingkat perjalanan yang terkadang berjarak dekat, pengendara motor memutuskan untuk melawan arah, agar tidak mengambil jalur berputar yang cukup jauh.
Namun mereka tidak berpikir bahaya dari melawan arus yang bisa memakan jalur dari arah berlawanan.
5. Menyalip dari kiri
Saat seseorang sedang terburu-buru banyak hal yang dapat dilakukan agar bisa sampai tepat waku pada tempat tujuan.
Tak terkecuali dengan menyalip sebelah kiri. Biasanya yang sering melakukan hal ini adalah para pengendara sepeda motor. Dengan kelihaiannya, menyalip dari celah sempit sebelah kiri, tanpa memikirkan keselamatannya.
6.
Berbelok secara mendadak
Kebiasaan buruk yang sering disepelekan oleh orang lain adalah memotong jalan untuk berbelok tanpa melihat kodisi di belakang.
Sering kali saat orang lain memotong jalan untuk berbelok terjadi kecelakaan, Karena pengguna jalan yang dari belakang tidak sempat untuk mengerem secara mendadak.
Tetaplah waspada pada saat bekendara. Jangan egosi saat di jalan karena banyak pengguna jalan yang lain.
Seperti pepatah jawa ?Alon-alon asal kelakon? yang artinya pelan-pelan asal terlaksana. Jangan buru-buru dalam berkendara dan tetap berkonsentrasi.

