Bernas.id – Waktu liburan adalah saatnya waktu dekat dengan keluarga, terutama anak. Bila selama ini sibuk bekerja, pas jalan bareng anak, coba perhatikan apakah anak sudah memiliki karakter literasi emosi yang baik. Seperti apa karakter anak dengan literasi emosi yang luar biasa?
Berikut 8 karakter Kids Zaman Now yang menunjukkan literasi emosi cemerlang.
1. Menjalin dan mempertahankan pertemanan
Karakter ini menjadi penting karena Kids Zaman Now sangat mudah ?friend? dan ?unfriend? di media sosial. Seakan, pertemanan hanya sebatas klik tombol di layar.
Kesal sedikit, langsung ?unfriend?.
Anak dengan literasi emosi yang bagus akan menghargai pertemanan dan berusaha mempertahankan teman-teman yang baik, karena ia sadar pertemanan yang baik akan membantunya kelak di kemudian hari.
2. Menjadi pembelajar yang efektif dan berhasil
Anak dengan literasi emosi yang baik biasanya antusias untuk belajar dan seakan mampu menyerap ilmu dari siapa saja.
Siapa pun bisa menjadi guru baginya serta mampu menjadi pendengar dan pengamat yang baik.
3. Menghadapi dan menyelesaikan konflik dengan bijaksana dan adil
Kemudahan yang diberikan orang tua lewat fasilitas dan teknologinya membuat anak sering tidak mampu menghadapi kesulitan saat bersosialisasi. Anak dengan literasi emosi yang baik akan menghadapi segala konflik dan mengambil keputusan yang tidak hanya menguntungkan baginya, tetapi juga temannya.
4.
Membawa diri ataupun bekerja sama mengajak orang lain mengatasi permasalahan
Saat ada permasalahan, anak tidak akan diam saja berpangku tangan. Anak dengan literasi emosi yang baik akan mendorong dirinya. Dengan kemampuan negosiasinya, anak bisa mengajak orang-orang di sekelilingnya untuk bergerak bersama mencari solusi.
5.
Mengontrol emosi yang berlebihan seperti rasa marah, frustasi, dan cemas
Kualitas literasi emosi anak bisa dilihat saat ditempa masalah dan ditekan dengan minimnya pilihan. Anak dengan literasi emosi baik akan bisa menekan rasa marah dan frustasinya, bila apa yang menjadi keinginannya tidak tercapai.
6. Membawa diri bangkit dari keterpurukan dan kegagalan
Saat ditempa kegagalan, anak dengan literasi emosi baik tidak akan berlarut dalam kesedihan.
Anak akan melihat sisi baik dari setiap kegagalan dan pantang menyerah hingga meraih keberhasilan. Setiap kegagalan dipakainya untuk belajar dan menjadi cambuk menjadi lebih baik.
7. Mampu bekerja dan bermain dengan kooperatif dan kolaborasi yang baik
Salah satu karakter yang akan dicari di dunia karir adalah sosok yang mampu bekerja dengan kolaborasi dan kooperatif yang baik.
Karena dunia kerja sarat dengan berbagai profesi dan tipe manusia. Anak dengan literasi emosi baik terbiasa untuk berkomunikasi dan menciptakan suasana kondusif untuk bekerja dan bermain bersama.
8. Mampu berkompetisi dan menghormati hasil tanpa merendahkan orang lain
Persaingan di abad 21 memang ketat dan sering sesama pesaing saling menjatuhkan.
Anak dengan literasi emosi baik akan melihat kompetisi sebagai ajang untuk mengembangkan kapabilitas, bukan untuk menyombongkan diri.
Sehingga, mereka akan menghormati seluruh keputusan, entah menang atau kalah, tanpa menjelek-jelekkan pesaing mereka.
Bekal literasi emosi yang baik, akan mengantarkan anak tumbuh dengan intelegensi emosi yang baik juga. Tidak hanya bekal pengetahuan saja, tetapi pemantapan karakter dan literasi emosi juga perlu untuk anak bisa bersosialisasi, tidak hanya sekarang tetapi juga di masa depan.
Selamat mengamati!

