JAKARTA, Bernas.id – Penetapan tarif perjalanan untuk kereta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), tampaknya masih belum bisa diputuskan secara final oleh Kementerian Perhubungan.
Bahkan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengaku, pihaknya masih dalam penggodokan ketentuan biaya tarif untuk kereta Soetta, dan wacana biaya Rp 100.000 masih bisa diturunkan.
?Tarif Rp 100.000 merupakan harga dari Railink, kami lagi bahas berapa harga yang pas,? ujarnya di Jakarta, Selasa (5/12),
Sebelumnya, kereta Bandara Soetta yang rencananya dioperasikan tanggal 1 Desember kemarin, tertunda hingga pertengahan bulan ini. Tarif kereta Rp 100.000 masih ada kemungkinan turun lebih murah.
Nantinya dalam pengoperasian, kereta bandara akan melewati lima stasiun yakni Manggarai, Sudirman Baru, Duri, Batu Ceper dan Soekarno Hatta. Saat ini baru Stasiun Sudirman Baru dan Soekarno Hatta yang sudah siap beroperasi.
Pada awal operasi harga tiket akan didiskon hanya Rp 30.000 saja sekali perjalanan.
Budi pun menjelaskan, untuk mengintegrasikan jalur kereta bandara perlu exercise dan mengoptimalkan slot perjalanan, hal ini diperlukan karena jalur kereta tersebut akan bersinggungan dengan jalur kereta KRL Commuter Line yang melayani wilayah Jabodetabek.

