Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Tagihan Listrik Makin Mahal? 6 Tips Ini Solusinya!

Oleh: Redaksi Bernas•22 Juli 2017
Tagihan Listrik Makin Mahal? 6 Tips Ini Solusinya!
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Akhir-akhir ini banyak orang mengeluhkan tarif listrik yang terus melonjak karena pemerintah mengurangi subsidi listrik...."

🗓️ Dipublikasikan pada 22 Juli 2017.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita nasional terbaru →

HarianBernas.com – Akhir-akhir ini banyak orang mengeluhkan tarif listrik yang terus melonjak karena pemerintah mengurangi subsidi listrik. Hanya sekitar 23,15 juta pelanggan lisrik 450 VA dan 900 VA dari golongan tidak mampu dan layak disubsidi yang akan mendapatkan subsidi dari APBN 2017.

Hal ini tentu saja membuat banyak orang khawatir. Mereka takut tagihan listriknya akan membengkak.

Pasalnya, listrik merupakan kebutuhan utama setiap rumah tangga. Dilansir dari Rumah.com, terapkan enam tips berikut di rumah untuk menekan anggaran tagihan listrik setiap bulan, sehingga Anda bisa lebih berhemat.

1.      Rumah Hemat Energi

Jika memungkinkan, Anda bisa membuat rumah dengan desain yang mendukung penghematan energi. Misalnya membangun rumah yang memiliki banyak ventilasi sehingga cahaya matahari dapat menerangi seluruh bagian rumah Anda tanpa harus menyalakan lampu di siang hari.

Selain itu, banyaknya ventilasi juga akan memperlancar sirkulasi udara di dalam rumah sehingga Anda dapat meminimalisasi penggunaan pendingin ruang.

Taman atau tanaman di rumah juga dapat membuat udara jadi lebih sejuk.

2.      Daya Listrik sesuai Kebutuhan

Tentukan besaran daya listrik sesuai kebutuhan Anda. Hal ini bisa menjadi langkah awal menekan biaya. Untuk informasi, terdapat 17 golongan tarif dasar listrik yang ditetapkan PLN.

Golongan tarif ini nantinya akan menentukan biaya pemakaian dan biaya beban.

Biaya pemakaian dihitung berdasarkan selisih angka yang tertera pada meteran listrik. Sementara biaya beban merupakan biaya tetap yang harus dibayar setiap bulan untuk setiap 1.000 watt listrik yang tersambung.

Dipakai ataupun tidak, besarnya biaya beban tak akan berubah. Karena itu, penting bagi kita untuk pandai menghitung daya listrik yang dibutuhkan.

3.

Ubah Kebiasaan Boros

Tanpa disadari, Anda mungkin sering melakukan pemborosan listrik, misalnya menyalakan televisi saat tidur, menyalakan lampu kamar mandi saat tidak terpakai, atau menyalakan AC padahal ruangannya kosong. Mulai sekarang kurangi kebiasaan tersebut.

Sebaiknya, gunakan listrik pada perangkat hanya saat akan digunakan. Selain itu, biasakan mencabut kabel listrik dari stop kontaknya saat tidak digunakan.

Kabel yang terus tertancap pada stop kontak, meski perangkat tidak digunakan, akan tetap menyerap daya listrik yang membuat tagihan listrik terus berjalan.

Perlu diketahui, mencabut kabel dari stop kontak dapat menghemat hingga 30 persen biaya listrik.

4. Pilih Perabot Hemat Listrik

Untuk menekan anggaran tagihan listrik bulanan, gunakan produk-produk elektronik yang mendukung penghematan listrik.

Saat ini sudah banyak tersedia produk-produk elektronik yang menawarkan fitur hemat listrik, misalnya TV LED, bohlam LED, dan AC hemat energi.

Solusi lain, Anda dapat memilih peralatan elektronik yang berdaya lebih kecil.

5. Pasang Alat Penghemat Listrik

Gunakan alat penghemat listrik di rumah Anda.

Penggunaan alat ini dapat menekan biaya pemakaian listrik hingga 40 persen. Alat ini sudah banyak beredar di pasaran.

Bentuknya berupa kapasitor mini yang berfungsi menekan jumlah arus boros pada setiap peralatan listrik yang terpasang.

6.

Hidup Manual

Untuk lebih berhemat, sesekali lakukan pekerjaan secara manual. Ada beberapa aktivitas rumah tangga yang biasa dilakukan menggunakan mesin listrik namun dapat juga dikerjakan secara manual.

Misalnya mencuci baju menggunakan tangan saja dan mengeringkannya dengan cara memeras, membuat sambal dengan mengulek, atau menanak nasi dengan cara tradisional tanpa rice cooker.

Tag:#nasional#berita

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram