Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

7 Fitur Ponsel yang Dulu Populer Namun Kini Telah Menghilang Bak Ditelan Bumi

Oleh: Redaksi Bernas•30 Juni 2017
7 Fitur Ponsel yang Dulu Populer Namun Kini Telah Menghilang Bak Ditelan Bumi
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"ini dia delapan fitur ponsel jadul yang dulu pernah familiar, tetapi kini sudah jarang muncul atau tidak ada sama sekali. Berikut penjelasan selengkapnya...."

🗓️ Dipublikasikan pada 30 Juni 2017.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita teknologi terbaru →

HarianBernas.com – Ponsel flip atau ponsel yang bisa dibuka tutup? Perangkat penunjuk trackball yang dapat diputar-putar? Ah, entahlah kemana perginya mereka?

Fitur-fitur ponsel tersebut sekarang telah hilang bak ditelan bumi.

Namun, tidak hanya fiturnya saja yang telah lenyap. Sekarang ini para perusahaan yang senang melakukan eksperimen pun juga pernah membenamkan berbagai fitur lain di produk andalan masing-masing.

Sebagian ada yang terus terpakai sampai dengan saat ini, namun sebagian juha ada yang lenyap karena “seleksi alam” di pasaran ponsel dunia.

Sekedar bernostalgia, ini dia delapan fitur ponsel jadul yang dulu pernah familiar, tetapi kini sudah jarang muncul atau tidak ada sama sekali. Berikut penjelasan selengkapnya.

1.

Flip Phone

Salah satu ponsel yang paling keren pada masanya adalah Motorola StarTac. Ponsel ini dirilis pertama kali pada awal 1996. Perangkat inilah yang pertama kali memperkenalkan konsep flip phone atau clamshell dengan layar dan keypad yang terhubung dengan engsel serta dapat dibuka dan ditutup.

Tapi apa boleh buat, walaupun ponsel ini sempat beken hingga tahun-tahun awal abad ke 21, sekarang oni popularitas flip phone telah tergeser oleh faktor bentuk candybar QWERTY, kemudian touchscreen di era smartphone.

Dan belum lama ini, Samsung merilis kembali ponsel lipat yang lebih modern.

Tetapi sayangnya ponsel Samsung model flip ini dipasarkan secara terbatas hanya di beberapa negara saja.

2. Radio FM dan TV Tuner

Fitur yang satu ini sudah lama hadir di feature phone, tetapi syangnya kurang diminati oleh para pengguna sehingga membuat fitur ini hilang secara perlahan dari daftar feature ponsel modern.

Vendor sebesar Apple pun tidak pernah menyematkan Radio FM di seri ponsel iPhone buatannya. Sementara untuk samsung pun berhenti menyediakan fitur tersebut di lini Galaxy S sejak Galaxy S3 tahun 2012.

Walaupun demikian, masih saja terdapat beberapa model handset penting yang menyediakan FM Radio, contohnya Sony Xperia Z5 dan Huawei Mate 8.

Sejumlah ponsel pun banyak yang menyimpan radio, tetapi di non-aktifkan. Contohnya adalah Galaxy S7 di wilayah Amerika Serikat yang beberapa waktu lalu secara tiba-tiba memunculkan fitur tersebut setelah mendapatkan update software.

Di sejumlah ponsel fitur pun sempat hadir fitur televisi. Fitur TV Tuner yang satu ini justru banyak ditemui di ponsel murah.

Mungkin beberapa tahun yang lalu Anda banyak menemukan ponsel seperti ini di pasaran Indonesia. Ciri unik dari ponsel ini adalah adanya perangkat antena yang menempel dan bisa dipanjang-pendekkan.

3. Web OS

Masih ingatkah Anda dengan Palm?

Palm sendiri merupakan mantan raja Personal Digital Assistan (PDA) ini merilis sistem operasi Web OS untuk salah satu model gadget legendaris besutannya, yakni Palm Pre.

Namun sayangnya, walaupun memiliki kulitas desain yang baik sekaligus dengan memperkenalkan beberapa inovasi baru seperti interface card ( yang belakangan ini diikuti oleh Google), Web OS ini telah gagal meraih popularitas di pasaran yang membuatnya kalah bersaing dengan Android dan iOS.

Setelah akhirnya berpindah tangan ke HP, kemudian dijual ke LG, OS dengan basis platform open source ini berakhir menjadi sistem operasi smart TV.

4. Keyboard geser

keyrboard geser ini masuk kedalam fitur ponsel yang sekarang ini sudah langka. Smartphone Android pertama yakni HTC Dream ini dibekali dengan keyboard QWERTY model slide-out (geser) yang tersembunyi di balik layar.

Form factor ini juga banyak digunakan oleh berbagai pabrikan gadget lain, seperti Samsung, Nokia, dan juga Motorola.

Namun sayangnya, ia tidak mampu bertahan ketika para pengguna sudah terbiasa mengetik dengan touchscreen.

Salah satu pabrikan ponsel yang sampai dengan saat ini masih setia dengan keyboard fisik slide-out adalah BlackBerry. Model Android perdana dari perusahaan ponsel tersebut adalah Priv yang mengusung papan ketik model geser di balik layar sentuhnya.

5. Proyektor terintegrasi

Smartphone yang memiliki layar yang tidak begitu lebar ini dapat menghalangi para pengguna dalam menikmati konten multimedia.

Bagaimana cara memperbesar bidang tampilan tanpa ikut mendongkrak ukuran fisik? Benamkan saja proyektor terintegrasi!

Beberapa produsen seperti LG (Expo) dan Samsung (Beam) ini sempat mencoba ide tersebut pada beberapa waktu yang lalu. Namun sayangnya, walaupun pernah menarik perhatian para konsimen, tetapi proyektor terintegrasi di ponsel ini ternyata gagal naik daun.

Para peodusen nampaknya belum menemukan cara untuk menyertakan proyektor yang memiliki kualitas tinggi dan dengan harga yang terjangkau di ponsel.

Belum lama ini, fitur proyektor tsrsebut telah hadir di smartphone Moto Z tetapi hanya melalui perangkat tambahan (add-on) yang ditempel di punggung ponsel).

6.

Infrared blaster

Jika infrared (IR) blaster ini disematkan ke dalam ponsel membuat ponsel ini mampu untuk mengendalikan berbagai perangkat elektronik lain yang dilengkapi dengan receiver IR, misalnya pemutar DVD dan televisi? Praktis bukan?

Walaupun hal ini dianggap menarik dan banyak disertakan oleh pabrikan ponsel sejak pertengahan dekade lalu, ternyata IR Blaster sendiri jarang digunakan oleh pengguna.

Beberapa perangkat Android terbaru sudah tidak menyertakan fitur yang satu ini. Sama halnya dengan iPhone yang memang tidak pernah melengkapi IR Blaster.

Walaupun demikian, tetap saja masih ada smartphone yang mengusung fitur IR Blaster, salah satunya adalah LG V20.

7.

Trackball

Fitur ponsel yang satu ini pernah menjadi penting device andalan yang banyak digunakan di era pra-layar sentuh, terutama pada beberapa ponsel pintar besutan dari BlackBerry.

Trackball ini layaknya mouse di komputer, yakni berupa bola kecil yang dapat digulir-gulir untuk menggerakkan kursor di tampilan antarmuka ponsel. Selain BlackBerry, smartphone Nexus One juga pernah menyematkan trackball ini yang letaknya persis di bagian bawah toucsreen.

Semakin lama trackball yang dulunya dikenal sering macet karena akibat dari penumpukan debu dan kotoran ini terganti oleh trackpad, ada juga touchpad piranti pada notebook tetapi ukurannya lebih kecil. Kini, baik trackball maupun trackpad sudah terganti oleh touchscreen.

📊 Survei Kilat BERNAS

Apakah Anda tertarik kuliah lagi?

Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.

FAQ: Ringkasan Cepat

Apa inti dari 7 Fitur Ponsel yang Dulu Populer Namun Kini Telah Menghilang Bak Ditelan Bumi?

ini dia delapan fitur ponsel jadul yang dulu pernah familiar, tetapi kini sudah jarang muncul atau tidak ada sama sekali. Berikut penjelasan selengkapnya....

Apakah cara ini masih relevan di tahun ini?

Ya, panduan ini telah diperbarui oleh Tim Redaksi BERNAS.id dan diverifikasi keakuratannya. Kami selalu menyajikan informasi teknologi yang *up-to-date*.

Tag:#teknologi#berita

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram

IKLAN — Dari Ekosistem Bernas

Konsultasi Digital & AI — Gratis

Untuk Mitra & Pengiklan

Punya kabar atau rilis perusahaan?

Terbitkan siaran pers atau artikel bermerek Anda di BERNAS.id — tayang di halaman nasional, terindeks Google.

Terbitkan di BERNAS.id

“7 Fitur Ponsel yang Dulu Populer Namun Kini Telah Menghilang Bak Ditelan Bumi”

R
Redaksi Bernas
Click to Share
Discovery Insight

Data Transmutation:
Digital Sovereignty

Kenali produk dan layanan dalam ekosistem BERNAS.

Lihat Ekosistem