Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Nikmati Kemeriahan Wisata Berkuda di Parade 1001 Kuda Sandelwood

Oleh: Redaksi Bernas•20 Juni 2017
Nikmati Kemeriahan Wisata Berkuda di Parade 1001 Kuda Sandelwood
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Ingin merasakan sensasinya menaiki kuda bersama ribuan orang? Atraksi budaya berkuda (Pasola) bertajuk Parade 1001 Kuda Sandelwood di Sumba Barat, Nusa Tenggara..."

🗓️ Dipublikasikan pada 20 Juni 2017.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita hiburan terbaru →

SUMBA, HarianBernas.com – Ingin merasakan sensasinya menaiki kuda bersama ribuan orang? Atraksi budaya berkuda (Pasola) bertajuk Parade 1001 Kuda Sandelwood di Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) 3-15 Juli 2017 nanti tidak boleh Anda lewatkan. Selain itu, juga ada Festival Tenun Ikat Sumba 2017 yang akan dihelat.

“Kita perkenalkan kepada dunia kuda asli Pulau Sumba, 1001 kuda mungil tapi sangat lincah dan tangguh ini akan berlomba dalam Kegiatan Parade 1001 Kuda Sandelwood.

Kita ingin ciptakan label internasional tentang kuda sandalwood yang hanya ada di Pulau Sumba.

Parade ini nanti juga akan dipadukan dengan Festival Tenun Ikat yang melibatkan 2017 penenun,” ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Nusa Tenggara Timur, Marius Ardu Jelamu.

Parade 1.001 Kuda Sandelwood akan dimulai pada 3-4 Juli dari Waingapu (ibu kota Kabupaten Sumba Timur), tanggal 5-6 Juli menuju Anakalang Waibakul (ibu kota Kabupaten Sumba Tengah). Selanjutnya 7-8 Juli ke Waikabubak (ibu kota Kabupaten Sumba Barat) dan berakhir tanggal 11-12 Juli di Tambolaka (ibu kota Kabupaten Sumba Barat Daya).

“Dalam parade kuda itu, para peserta akan menginap semalam di setiap kabupaten.

Sedangkan untuk festival tenun ikat akan berlangsung di Tambolaka, Sumba Barat Daya,” jelas Marius Ardu.

Kepala Dinas Pariwisata Sumba Barat Saba Kodi Poro menambahkan, kuda-kuda yang ikut serta dalam parade akan dihias dengan berbagai pernak-pernik yang kemudian dibagi menjadi beberapa kelompok. Selain itu, para joki juga diharuskan mengenakan pakaian adat.

“Nantinya, juri akan menilai masing-masing kelompok berdasarkan beberapa kriteria, seperti penampilan serta keterampilan mengatur dan mengendalikan kuda-kudanya,” terang Saba Kodi Poro.

Selain itu, lanjut Saba Kodi Poro, panitia parade juga sudah menyiapkan kuda  untuk ditunggangi wisatawan yang hadir untuk menikmati atraksi wisata berkuda ke destinasi-destinasi yang ada di Sumba. Terkait Festival Tenun Ikat Sumba 2017 juga akan ditawarkan kepada wisatawan mancanegara.

“Dalam kegiatan festival tenun, ada fashion show dari empat kabupaten dengan masing-masing tenun ikatnya.

Wisatawan tidak dikenakan biaya jika ingin menikmati Festival Tenun Ikat Sumba ini. Wisatawan juga bisa menikmati atraksi tarian kolosal khas Sumba,” tambahnya.

Sejumlah akomodasi seperti penginapan bagi para wisatawan. Selain hotel di Tambolaka,  pemprov juga  menyiapkan rumah-rumah penduduk sebagai homestay tempat menginap bagi para tamu.

Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Esthy Reko Astuti mengapresiasi dan menyampaikan harapannya terkait kegiatan Parade 1001 Kuda Sandelwood dan Festival Tenun Ikat Sumba ini.

“Kita kaya akan destinasi dan tempat menarik di daerah seperti bahari juga budaya, atraksi menarik disamping yang buatan seperti sport torism dan mice.

Saya berharap, kedua agenda besar itu menjadi branding baru.

Sehingga, hal itu bisa meningkatkan kunjugan wisatawan dan memperkuat branding parawisata yang telah ada, seperti Pasola, peninggalan megalitik, budaya marapu, savana, dan kuda sandelwood,” kata Esthy.

Kegiatan ini juga sesuai dengan harapan Menteri Arief Yahya yang mengatakan perlunya dikembangkan potensi wisata di daerah yang disebut Great Bali itu. “Jawa Timur, NTB, NTT kita sebut Great Bali. Berdasarkan data, hampir 40% wisatawan ke Indonesia lebih tertarik ke Bali.

Namun Bali tidak hanya Bali saja karena tourism itu tidak sektoral tapi boarderless.

Kita tidak bisa hanya mempromosikan Jawa Timur atau Bali saja.

Kalau wisatawan yang datang dari negara-negara Eropa hanya mengunjungi Bali dalam waktu yang cukup lama akan membosankan.

Maka itu perlu dikembangkan ke destinasi wisata lain yang ada di Jawa Timur, NTB, NTT atau yang kita sebut dengan Great Bali.

Great untuk NTT,” jelas Esthy.

📊 Survei Kilat BERNAS

Bidang karir impian Anda?

Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.

FAQ: Ringkasan Cepat

Apa inti dari Nikmati Kemeriahan Wisata Berkuda di Parade 1001 Kuda Sandelwood?

Ingin merasakan sensasinya menaiki kuda bersama ribuan orang? Atraksi budaya berkuda (Pasola) bertajuk Parade 1001 Kuda Sandelwood di Sumba Barat, Nusa Tenggara...

Apakah cara ini masih relevan di tahun ini?

Ya, panduan ini telah diperbarui oleh Tim Redaksi BERNAS.id dan diverifikasi keakuratannya. Kami selalu menyajikan informasi teknologi yang *up-to-date*.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram

“Nikmati Kemeriahan Wisata Berkuda di Parade 1001 Kuda Sandelwood”

R
Redaksi Bernas
Click to Share
Discovery Insight

Data Transmutation:
Digital Sovereignty

Kenali produk dan layanan dalam ekosistem BERNAS.

Lihat Ekosistem

Peluang Karir & Bisnis Digital

Potensi Penghasilan (2026)
Rp 15.000.000 - Rp 25.000.000

Estimasi berdasarkan data pasar kerja & AI Bernas.

Prospek Karir
⚡ Sangat Tinggi

Permintaan tenaga kerja untuk sektor ini diprediksi tetap kuat.