HarianBernas.com ? Bisa dibilang laptop 3 layar milik Razer yang bernama Project Valerie memang paling banyak dibicarakan dalam event akbar CES 2017 yang telah diadakan di Las Vegas Amerika Serikat. Namun siapa yang menyangka jika prototype laptop tersebut telah dicuri saat acara berlangsung.
Dalam acara CES 2017 yang lalu, memang Razer sukses menarik minat para pecinta teknologi karena mampu merilis sebuah laptop gaming yang digadang paling canggih selama ini. Bagaimana tidak?
Project Valerie merupakan laptop gaming pertama yang mempunyai 3 layar dan kesemua layar menggunakan resolusi 4K. Tentu saja hal itu membuat banyak orang ingin memilikinya.
Tetapi, acara CES 2017 juga menjadi kenangan buruk bagi Razer karena prototipe laptop gaming kebanggaannya itu pun telah sukses digondol pencuri. Melalui perwakilannya di laman Facebook, Razer mengumumkan kabar duka tersebut.
Nampak Min-Liang Tan yang merupakan Co-founding dari Razer memberikan pernyataan duka tersebut yang berisi kebenaran akan hilangnya prototype laptop gaming dengan 3 layar dari Razer yang telah raib tanpa jejak.
Ia pun menampakkan kekecewaan yang amat dalam akan adanya kasus pencurian tersebut.
Merasa sangat kecewa, Min-Liang Tan pun memberikan informasi dengan membuat sayembara untuk siapa pun yang dapat mengabarkan informasi yang benar dan valid tentang pencurinya maka Razer akan memberi hadiah dengan besaran USD25 ribu atau senilai Rp335 juta rupiah.
Itulah beberapa informasi tentang lenyapnya laptop gaming 3 layar yang sangat dibangga-banggakan oleh Razer. Bisa dibilang ini merupakan sebuah kegagalan yang besar dari perusahaan yang bergerak di pembuatan laptop gaming tersebut. Bisa jadi ide mereka yang belum sempat diluncurkan dipasaran akan segera diketahui oleh perusahaan lain?
Tetapi siapa yang tahu?

