HarianBernas.com – Asteroid adalah sebutan untuk benda-benda langit yang mengorbit di antara Planet Mars dan Yupiter. Asteroid memiliki bentuk dan ukuran yang sangat beragam. Dari sekian banyak asteroid yang sudah diketahui oleh manusia, asteroid terbesar dikenal dengan nama Ceres dan memiliki diameter 950 km.
Nama Ceres untuk asteroid ini sendiri terinspirasi dari dewi pertanian dalam mitologi Romawi
Menurut hasil studi terbaru, 10 persen dari permukaan Ceres terdiri dari air yang sudah membeku menjadi es. Hasil studi tersebut lantas memunculkan dugaan kalau Ceres di masa silam mungkin merupakan planet kecil yang permukaannya penuh dengan air.
Menurut Carol Raymond selaku salah satu ilmuwan yang terlibat dalam penelitian ini, ditemukannya air di permukaan Ceres bisa memberi petunjuk mengenai bagaimana awal mula makhluk hidup muncul di Tata Surya. Ilmuwan lain yang bernama Thomas Prettyman lantas berpendapat kalau air dalam wujud cair seharusnya ada di bawah permukaan Ceres.
Ditemukannya air di Ceres juga membantu membuka kemungkinan mengenai pengiriman manusia ke objek luar angkasa yang letaknya lebih jauh daripada bulan.
Air dan sumber daya alam lain yang berada di dalam Ceres beserta asteroid lain nantinya bisa digunakan oleh para astronot sebagai sumber logistik.

