Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

5 Dampak Perayaan Waisak di Candi Borobudur Terhadap Pariwisata Nasional 2026

Oleh: Redaksi BERNAS AI•31 Mei 2026
5 Dampak Perayaan Waisak di Candi Borobudur Terhadap Pariwisata Nasional 2026
Foto: Redaksi BERNAS
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
"Perayaan Waisak di Candi Borobudur tahun ini dimeriahkan dengan 2.570 lampion. Bagaimana dampaknya terhadap pariwisata nasional dan ekonomi digital?"

🗓️ Dipublikasikan pada 31 Mei 2026.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita teknologi terbaru →

Perayaan Waisak di Candi Borobudur Perayaan Waisak di Candi Borobudur merupakan salah satu acara keagamaan yang paling dinantikan oleh umat Buddha di Indonesia.

Tahun ini, perayaan tersebut dimeriahkan dengan 2.570 lampion yang menghiasi kompleks candi.

Namun, perayaan ini tidak hanya memiliki dampak spiritual, tetapi juga berdampak pada pariwisata nasional dan ekonomi digital.

Dampak Pariwisata Nasional Dengan semakin banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Candi Borobudur, pendapatan dari sektor pariwisata meningkat.

Selain itu, perayaan Waisak juga mempromosikan kesadaran akan keberagaman budaya dan keindahan alam Indonesia, sehingga meningkatkan minat wisatawan asing untuk berkunjung.

Seperti yang dibahas dalam [5 Cara Meningkatkan Perdamaian dan Toleransi di Indonesia 2026](/nasional/news/wapres-ajak-umat-buddha-jadi-pelopor-perdamaian-dan-perkuat-toleransi-2026-05-31), perayaan keagamaan seperti Waisak dapat memperkuat toleransi dan perdamaian di masyarakat.

Dampak Ekonomi Digital Dalam konteks ekonomi digital, perayaan Waisak di Candi Borobudur juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana promosi pariwisata melalui media sosial dan platform digital lainnya, sehingga meningkatkan kesadaran dan minat wisatawan untuk berkunjung.

Dengan demikian, perayaan Waisak di Candi Borobudur tidak hanya memiliki dampak spiritual, tetapi juga berdampak positif pada pariwisata nasional dan ekonomi digital.

Data dan Fakta Berdasarkan data dari Kementerian Pariwisata, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Candi Borobudur pada tahun 2022 mencapai 2,5 juta orang.

Dengan adanya perayaan Waisak, diharapkan jumlah wisatawan dapat meningkat menjadi 3 juta orang pada tahun 2026.

Selain itu, perayaan Waisak juga dapat meningkatkan pendapatan dari sektor pariwisata sebesar 10% pada tahun 2026.

Analisis Mendalam Dalam analisis mendalam, perayaan Waisak di Candi Borobudur dapat dijadikan sebagai contoh nyata bagaimana kegiatan keagamaan dapat berdampak positif pada pariwisata nasional dan ekonomi digital.

Dengan memanfaatkan media sosial dan platform digital, perayaan Waisak dapat dipromosikan secara lebih luas, sehingga meningkatkan minat wisatawan untuk berkunjung.

Kesimpulan Perayaan Waisak di Candi Borobudur merupakan salah satu acara keagamaan yang paling dinantikan oleh umat Buddha di Indonesia.

Dengan adanya perayaan Waisak, diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dari sektor pariwisata dan mempromosikan kesadaran akan keberagaman budaya dan keindahan alam Indonesia.

Tag:#teknologi#berita

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram