Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Pemenang Festival Film Cannes 2016, Prenjak The Year of Monkey Diputar di IFI Yogyakarta

Oleh: Redaksi Bernas•14 Juli 2016
Pemenang Festival Film Cannes 2016, Prenjak The Year of Monkey Diputar di IFI Yogyakarta
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Bersiaplah untuk menyaksikan film Prenjak In The Year of Mokey besok sore (16/7/2016) di Yogyakarta mendapatkan penghargaan terbaik..."

🗓️ Dipublikasikan pada 14 Juli 2016.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita hiburan terbaru →

HarianBernas.com ? Bersiaplah untuk menyaksikan film Prenjak, In The Year of Mokey besok sore (16/7/2016) di Yogyakarta. Film yang mendapatkan penghargaan terbaik The Leica Cine Discovery Prize Cinema de pa critic cannes 2016 itu juga termasuk kategori tertinggi dari cinema de la critic ataupun Critic's Week Cannes untuk film pendek.

Ini merupakan sebuah prestasi yang sangat membanggakan bagi Indonesia khususnya perfilman tanah air.

“Penghargaan terbaik untuk film pendek Prenjak dari Festival Film Cannes di Perancis ini tentu sangat membanggakan. Selain karena pertama kalinya film Indonesia meraih penghargaan, momentum tersebut juga bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei,” ujar Mendikbud Anies Baswedan dilansir dari keterangan tertulis pada hari Jumat (20/5/2016).

Prenjak, In The Year of Monkey dikirimkan oleh Pusat Pengembangan Perfilman (Pusbang Film) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) untuk mewakili Indonesia dalam ajang Cannes Film Festival 2016 di Perancis.

Informasi lengkapnya ada di Film Pendek Prenjak Siap Berkompetisi di Festival Film Cannes 2016.

Film pendek Prenjak, In The Year of Monkey bercerita tentang usaha keras seorang perempuan Jogja di tahun 80-an untuk dapat membebaskan diri dari belenggu keterbatasan ekonomi.

Cerita dalam film tersebut berdasarkan pada sebuah kisah lokal di waktu lalu. Kisah tentang sebuah realitas di Yogyakarta yang dikisahkan lewat seorang perempuan penjual korek api.

Korek itu dijual dengan harga sekitar 10 ribu rupiah per batang. Tapi pembelinya bisa mendapatkan ?keuntungan? untuk melihat anggota vital tubuh perempuan sampai api korek tersebut padam.

Wregas sang sutradara pun bercerita, justru cerita itulah yang membuat Prenjak menang dalam Festival Cannes.

Salah satu juri dari Amerika yang kemudian menghampiri Wregas setelah pemutaran film lantas berkata, Prenjak merupakan film yang sederhana namun dibalut dengan alur yang sangat puitis.

Juri itu merasa jika terdapat metafora yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya dan telah dimunculkan dalam Prenjak. Lebih lengkapnya ada di Juri Cannes Terpukau Cerita Kelam Yogyakarta Lewat Film Prenjak

“Mereka gak nyangka kalau ada kejadian seperti itu di Jawa dan sangat puitis. Dia menjelaskan jika dia tertawa dengan juri lain saat menonton, karena candaannya natural.

Tapi di akhir film mereka terharu. Saat itu mereka memutuskan bahwa Prenjak adalah pemenangnya,” tambah Wregas.

Dalam Festival Film Cannes film pendek Prenjak diputar sebanyak tiga kali dan selalu meraih sambutan hangat. Di samping meraih prestasi, film Prenjak juga telah menarik perhatian sekitar lebih kurang 300 penonton dalam penayangan perdana pada tanggal 15 dan 16 Mei.

Terdapat 2 penampilan film Prenjak di hari terakhir pada Theatre Miramar, Cannes, Perancis.

Kini setelah diputar perdana di Semaine de la Critique, Festival Film Cannes ini saatnya Film 'Prenjak: In the Year of Monkey' akan dipertontonkan di Yogyakarta.

Menurut rencana, film karya Wregas Bhanuteja tersebut akan diputar pada hari ini, Jum'at (15/7/2016) di Institut Français Indonesia (IFI) Yogyakarta sebanyak tiga kali pemutaran dimulai dari pukul 16.00, 18.00 dan 20.00.

Menariknya, bukan hanya 'Prenjak: In the Year of Monkey' saja yang akan ditayangkan, keempat film Wregas lainnya, seperti film Senyawa (2012), Lembusura (2014), Lemantun (2014), dan The Floating Chopin (2015) juga akan disaksikan oleh masyarakat Yogyakarta. Pemutaran film tersebut pun akan diikuti dengan sesi-sesi diskusi yang menarik.

Baca juga tentang Membanggakan, Film 'Prenjak, In The Year of Monkey' Menang di Cannes Film Festival 2016

Sebagai tambahan, harga tiket untuk menyaksikan film ini adalah 25 ribu per orang dan menjadi 20 ribu per orang jika menonton bertiga. Para penonton pun diharapkan membeli tiketnya 1 jam sebelum film dimulai.

Selamat menyaksikan.  

📊 Survei Kilat BERNAS

Bidang karir impian Anda?

Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.

FAQ: Ringkasan Cepat

Apa inti dari Pemenang Festival Film Cannes 2016, Prenjak The Year of Monkey Diputar di IFI Yogyakarta?

Bersiaplah untuk menyaksikan film Prenjak In The Year of Mokey besok sore (16/7/2016) di Yogyakarta mendapatkan penghargaan terbaik...

Apakah cara ini masih relevan di tahun ini?

Ya, panduan ini telah diperbarui oleh Tim Redaksi BERNAS.id dan diverifikasi keakuratannya. Kami selalu menyajikan informasi teknologi yang *up-to-date*.

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram

“Pemenang Festival Film Cannes 2016, Prenjak The Year of Monkey Diputar di IFI Yogyakarta”

R
Redaksi Bernas
Click to Share
Discovery Insight

Data Transmutation:
Digital Sovereignty

Kenali produk dan layanan dalam ekosistem BERNAS.

Lihat Ekosistem

Peluang Karir & Bisnis Digital

Potensi Penghasilan (2026)
Rp 15.000.000 - Rp 25.000.000

Estimasi berdasarkan data pasar kerja & AI Bernas.

Prospek Karir
⚡ Sangat Tinggi

Permintaan tenaga kerja untuk sektor ini diprediksi tetap kuat.