Penyatuan ATM Bank BUMN Bikin Was-was

MANADO,HarianBernas.com?Kebijakan pemerintah menyatukan layanan anjungan tunai mandiri (ATM) bagi bank-bank BUMN membuat was-was perbankan di daerah.
Sebab pendapatan dari layanan ATM, diakui masih signifikan bagi perbankan.
?Jelas akan berdampak pada pendapatan bank itu sendiri.
Sebab penyatuan layanan ATM ini akan meniadakan biaya administrasi,? kata Pimpinan Kantor Wilayah BRI Manado, Yoshua P.
Hutapea di Manado, Rabu.
Â
Warta Pilihan Redaksi:
Mengenal Phygital Ecosystem: Masa Depan Media & Ekonomi KreatifMasterclass AI & Fullstack — Sertifikasi Google Gratis
Kuasai AI, Cloud, dan Fullstack Development. Akses 100+ slide interaktif di Slid1st Academy.
Daftar Sekarang — Gratis →Diakui, kebijakan ini merupakan terobosan pemerintah untuk mendorong layanan ke masyarakat.
Untuk itu, pihaknya kata Hutapea, siap mendukung.
?Ya, konsekwensinya kami harus lebih kreatif untuk mencari sumber pendapatan lain.
Terutama dari peningkatan fungsi intermediasi,? papar Joshua.
Terpisah, CEO BNI Wilayah Manado Johnny Tampubolon juga mengakui dampak dari penyatuan layanan ATM ini.
Bagi bank, kebijakan ini akan menekan pendapatan dari fee based income.
Tapi Johnny menegaskan, pihaknya akan ikut kebijakan dan mulai mengoperasikan ATM Merah Putih tahun 2016 nanti.
Menurut Johnny, integrasi ATM BUMN tersebut, diyakini dapat saling menguntungkan karena tercipta efisiensi dan perluasan jaringan.
Pilot project konsolidasi mesin ATM milik empat bank negara, yakni BRI, BNI, Mandiri, dan BTN, diharapkan dapat membantu masyarakat dan nasabah.(Ant)
📊 Survei Kilat BERNAS
Bidang karir impian Anda?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Income Sharing Agreement
Tidak perlu bayar uang kuliah! Kuliah S1/D3 di UNMAHA, kampus pencetak pengusaha. Bayar hanya 15% dari gaji setelah Anda bekerja.

Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Kota-Kabupaten Wajib Punya UPTD Metrologi
Targetkan 20 Juta Wisman di 2019, Branding Wonderful Indonesia Ungguli Branding Malaysia dan Thailand
Pemadaman Listrik Rugikan Perhotelan
10 Cara Menabung Harian yang Tepat untuk Jangka Panjang
Indonesia Berpeluang Jadi Tuan Rumah Islamic Mega Infrastructur Bank
Raup Rp15 juta Per Bulan dengan Berjualan, Mahasiswa UMY Ini Punya Trik Jitu
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di finance
Semantic Authority Linker
Kota-Kabupaten Wajib Punya UPTD Metrologi
Targetkan 20 Juta Wisman di 2019, Branding Wonderful Indonesia Ungguli Branding Malaysia dan Thailand
Pemadaman Listrik Rugikan Perhotelan
Tren Kerja Remote Menurun, Perusahaan Teknologi di Indonesia Kembali Wajibkan WFO Mulai April 2026
Revolusi Regulasi AI Global 2026: PBB Sahkan Traktat Internasional Penggunaan Kecerdasan Buatan yang Etis
Transformasi Pendidikan Tinggi Vokasi: Menyelaraskan Kurikulum dengan Program Asta Cita
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Lanjutkan Literasi Strategis Anda