Raup Rp15 juta Per Bulan dengan Berjualan, Mahasiswa UMY Ini Punya Trik Jitu

Yogyakarta, HarianBernas.com – Menjadi sukses, itu sebuah pilihan. Umur bukanlah penghalang untuk membawa seseorang pada kesuksesan. Seperti halnya Alfiando (20).
Diusianya yang masih belia, ia sudah bisa mengantongi Rp15 juta tiap bulannya.
Uang sebanyak ini, didapatnya dari berjualan coklat.
Alfiando, adalah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).
Ia menggunakan ilmunya untuk memproduksi coklat batangan yang disukai konsumen.
Kecerdikannya dalam berusaha, menjadikannya sukses seperti sekarang ini.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Bayar Setelah Kerja!
Program S1/D3 di UNMAHA dengan Income Sharing Agreement. Tanpa biaya kuliah, bayar 15% dari gaji setelah bekerja.
Daftar Sekarang — Gratis →Ia melihat, ada banyak petani coklat di Gunung Kidul, Yogyakarta.
Hal ini, membuat Alfiando menjalankan idenya untuk membuat olahan coklat.
“Ide melihat dari banyak petani cokelat Gunung Kidul, itu mereka punya banyak sekali kakao tapi nggak ada yang produksi dijadikan apa gitu, jadi kita cari inovasi, jadilah cokelat ini,” tuturnya saat ditenui wartawan, pada Rabu (9/3).
Warta Pilihan Redaksi:
BERNAS Growth Academy: Belajar Investasi & Web3 dari NolCoklat produksinya ini, diberi nama coklat nDalem.
Bersama dengan tiga orang temannya, ia berhasil membuat coklat merk nDalem ini, disukai oleh masyarakat.
Produksi coklat nDalem dimulai pada tahun 2013 silam.
Dengan harga Rp15 ribu – Rp50 ribu, anda sudah bisa mendapatkan coklat ini.
Variasi rasa disediakan oleh pihaknya, sebab ia tidak mau menbuat pelanggannya bosan dengan rasa yang itu itu saja.
“Rasanya beda-beda.
Ada rasa kopi Papua, kopi Aceh, kopi original, banyak lagi. Best seller green tea, original milk, sama kopi Aceh.
Harganya dari Rp 15.000-Rp 50.000. Omzet ya sekitar Rp 15 juta,” tuturnya.
Tiap harinya, ia berhasil menjual 5.000 batang coklat.
Dari bisnis inilah, Alfiando berhasil meraup Rp15 juta perbulan.
Untuk menjangkau masyarakat Indonesia maupun manca negara, coklat nDalem dijual secara online pada sosial media.
Ia mengaku, sudah menerima banyak pesanan. Sebanyak 6 karyawan sudah dipekerjakannya.
“Sekarang ada 6 karyawan. Mulai usaha dari 2013, punya gerai baru setahun, promosi di sosmed.
Pesanan dari seluruh Indonesia, luar negeri ada dari Australia, Singapura, Malaysia, Hong Kong,” katanya bangga.
Â
📊 Survei Kilat BERNAS
Apakah Anda tertarik kuliah lagi?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Income Sharing Agreement
Tidak perlu bayar uang kuliah! Kuliah S1/D3 di UNMAHA, kampus pencetak pengusaha. Bayar hanya 15% dari gaji setelah Anda bekerja.

Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Kota-Kabupaten Wajib Punya UPTD Metrologi
Targetkan 20 Juta Wisman di 2019, Branding Wonderful Indonesia Ungguli Branding Malaysia dan Thailand
Pemadaman Listrik Rugikan Perhotelan
10 Cara Menabung Harian yang Tepat untuk Jangka Panjang
Penyatuan ATM Bank BUMN Bikin Was-was
Indonesia Berpeluang Jadi Tuan Rumah Islamic Mega Infrastructur Bank
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di finance
Semantic Authority Linker
Kota-Kabupaten Wajib Punya UPTD Metrologi
Targetkan 20 Juta Wisman di 2019, Branding Wonderful Indonesia Ungguli Branding Malaysia dan Thailand
Pemadaman Listrik Rugikan Perhotelan
Tren Kerja Remote Menurun, Perusahaan Teknologi di Indonesia Kembali Wajibkan WFO Mulai April 2026
Revolusi Regulasi AI Global 2026: PBB Sahkan Traktat Internasional Penggunaan Kecerdasan Buatan yang Etis
Transformasi Pendidikan Tinggi Vokasi: Menyelaraskan Kurikulum dengan Program Asta Cita
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Lanjutkan Literasi Strategis Anda