Dampak Negatif Terlalu Banyak Tidur Bagi Kesehatan

HarianBernas.com – Tubuh yang telah melakukan aktifitas sehari penuh membutuhkan waktu untuk istirahat yaitu ketika tidur.
Oleh karena itu, tidur sangat diperlukan oleh tubuh untuk mengistirahatkan organ dan pikiran.
Banyak penelitian yang juga menyarankan untuk tidur 7-8 jam setiap harinya agar tubuh dapat bekerja secara maksimal.
Kekurangan tidur akan memberikan dampak negatif bagi tubuh seperti mudah stress, lesu, kemampuan fokus yang menurun dan masih banyak lagi.
Namun, terlalu banyak tidur juga tidak baik untuk tubuh. Berikut beberapa dampak negatif yang akan timbul karena terlalu banyak tidur seperti yang dilansir dari huffingtonpost.com.
1. Pusing.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Bayar Setelah Kerja!
Program S1/D3 di UNMAHA dengan Income Sharing Agreement. Tanpa biaya kuliah, bayar 15% dari gaji setelah bekerja.
Daftar Sekarang — Gratis →Dampak negatif pertama yang akan didapatkan karena terlalu banyak tidur adalah pusing atau sakit kepala.
Seseorang yang tidur lebih dari 8 jam setiap harinya biasanya akan merasakan pusing yang menyakitkan.
Sebuah penelitian menyatakan bahwa ketika seseorang terlalu banyak tidur maka hormon neotransmitter seperti serotonin akan terpengaruh sehingga menyebabkan sakit pada bagian kepala.
Warta Pilihan Redaksi:
Transformasi Ekonomi Digital: Strategi BERNAS Menuju Indonesia Emas 20452.
Kegemukan. Banyak orang yang menyebutkan bahwa insomnia dapat menyebabkan kegemukan. Ternyata terlalu banyak tidur pun juga dapat menyebabkan kegemukan.
Hal ini terjadi pada mereka yang tidur lebih dari 8 jam setiap harinya apalagi tidak dapat bangun pagi.
Penyebabnya karena aktifitas fisik yang dilakukan berkurang sehingga membuat tubuh tidak banyak membakar kalori.
3. Meningkatkan Risiko Diabetes.
Sebuah penelitian yang dilakukan pada 9000 orang Amerika menyatakan bahwa orang yang tidur lebih dari 9 jam setiap harinya memiliki risiko terkena penyakit diabetes 50% lebih banyak.
Hasil tersebut juga berlaku bagi mereka yang tidur kurang dari 5 jam setiap harinya.
4. Meningkatkan Risiko Depresi. Seseorang yang terlalu banyak tidur dapat menyebabkan mudahnya terserang depresi.
Sebuah penelitian yang dilakukan tahun 2004 membuktikan bahwa 27% seseorang yang mengalami depresi tidur lebih dari 9 jam setiap harinya.
5. Sulit memperoleh keturunan.
Dampak negatif yang terakhir dari terlalu banyak tidur adalah sulit hamil yang menyebabkan sulit memperoleh keturunan.
Sebuah penelitian dilakukan pada 650 wanita di Korea pada tahun 2013.
Partisipan yang tidur lebih dari 10 jam setiap harinya terbukti lebih sulit hamil daripada partisipan yang tidur 7-8 jam setiap harinya.
Sesuatu yang dilakukan secara berlebihan memang tidak baik.
Oleh karena itu, sebaiknya Anda jangan tidur terlalu banyak dan jangan sampai kurang tidur.
Berilah tubuh untuk beristirahat dengan cukup yaitu sekitar 7-8 jam setiap harinya agar kesehatan tetap terjaga.
📊 Survei Kilat BERNAS
Berapa penghasilan bulanan ideal Anda?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Income Sharing Agreement
Tidak perlu bayar uang kuliah! Kuliah S1/D3 di UNMAHA, kampus pencetak pengusaha. Bayar hanya 15% dari gaji setelah Anda bekerja.

Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Jus Jeruk, Cara Enak Turunkan Risiko Penyakit Stroke
Hal-hal Ini Bisa Picu Terbentuknya Batu di Pusar Anda
Inilah Terapi yang Dilakukan Ria Irawan untuk Melawan Kanker
Cara Mengolah Buah Merah yang Kaya Manfaat
3 Alasan Makan Siang Sambil Bekerja Mampu Mengganggu Kesehatan Anda
4 Cara Mudah Tingkatkan IQ
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di kesehatan
Semantic Authority Linker
Jus Jeruk, Cara Enak Turunkan Risiko Penyakit Stroke
Hal-hal Ini Bisa Picu Terbentuknya Batu di Pusar Anda
Inilah Terapi yang Dilakukan Ria Irawan untuk Melawan Kanker
Tren Kerja Remote Menurun, Perusahaan Teknologi di Indonesia Kembali Wajibkan WFO Mulai April 2026
Revolusi Regulasi AI Global 2026: PBB Sahkan Traktat Internasional Penggunaan Kecerdasan Buatan yang Etis
Transformasi Pendidikan Tinggi Vokasi: Menyelaraskan Kurikulum dengan Program Asta Cita
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Lanjutkan Literasi Strategis Anda