Bila Tidak Mendesah, Manusia Bisa Mati Karena Gagal Paru

HarianBernas.com – Seberapa sering rata-rata manusia mendesah panjang saat menghembuskan nafas dalam satu hari?
Dalam studi terbaru di Amerika Serikat mendesah sebenarnya adalah kegiatan umum yang kita lakukan.
Banyak orang berfikir jika mendesah biasanya dilakukan ketika sedang stress atau kesal.
Menurut peneliti dari University of California dan Standford University mendesah sering dilakukan karena alasan fisiologis hanya mungkin tidak disadari.
Studi yang dipublikasikan di jurnal Nature menyebutkan jika manusia rata-rata mendesah 12 kali setiap satu jam atau sekali setiap 5 menit.
Salah satu peneliti ahli neurobiology, Jack Feldman mengatakan bahwa tidak semua desahan seperti saat kita mendesah karena alasan emosi yang bersamaan dengan suara hembusan napas keras.
Masterclass AI & Fullstack — Sertifikasi Google Gratis
Kuasai AI, Cloud, dan Fullstack Development. Akses 100+ slide interaktif di Slid1st Academy.
Warta Pilihan Redaksi:
Transformasi Ekonomi Digital: Strategi BERNAS Menuju Indonesia Emas 2045Disebutkan oleh peneliti alasan mengapa manusia sering mendesah karena memang di butuhkan untuk menjaga fungsi paru.
Di dalam paru terdapat kantong-kantong udara kecil bernama alveoli yang dapat kolaps dan akan di perbaiki keteika seseorang mendesah.
Area permukaan paru manusia seluas lapangan tenis, dan ia terlipat-lipat rapi di dalam dada.
Alam memberi tubuh kita 500 juta kantong udara kecil bernama alveoli dengan bentuk lingkarab berdiameter sekitar 0,2 milimeter, tambah Feldman.
Aveoli tersebut berfungsi untuk membantu darah mendapatkan suplai oksigen yang cukup.
Feldman juga mengatakan agar alveoli yang kolaps dapat mengebang lagi maka satu-satunya cara adalah dengan menarik nafas dalam-dalam dan membuangnya.
Dengan kata lain apabila seseorang tidak otomatis mendesah makan ia terancam sesak nafas.
Jika di perhatikan seseorang yang mendapat terapi pernafasan dengan alat ventilator , maka akan terlihat setiap beberapa menit akan ada tarikan nafas besar yang di tekankan.
Hal itu berperan sebagai pengganti desahan.
Â
Â
📊 Survei Kilat BERNAS
Berapa penghasilan bulanan ideal Anda?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Income Sharing Agreement
Tidak perlu bayar uang kuliah! Kuliah S1/D3 di UNMAHA, kampus pencetak pengusaha. Bayar hanya 15% dari gaji setelah Anda bekerja.

Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Jus Jeruk, Cara Enak Turunkan Risiko Penyakit Stroke
Hal-hal Ini Bisa Picu Terbentuknya Batu di Pusar Anda
Inilah Terapi yang Dilakukan Ria Irawan untuk Melawan Kanker
Cara Mengolah Buah Merah yang Kaya Manfaat
3 Alasan Makan Siang Sambil Bekerja Mampu Mengganggu Kesehatan Anda
4 Cara Mudah Tingkatkan IQ
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di kesehatan
Semantic Authority Linker
Jus Jeruk, Cara Enak Turunkan Risiko Penyakit Stroke
Hal-hal Ini Bisa Picu Terbentuknya Batu di Pusar Anda
Inilah Terapi yang Dilakukan Ria Irawan untuk Melawan Kanker
Tren Kerja Remote Menurun, Perusahaan Teknologi di Indonesia Kembali Wajibkan WFO Mulai April 2026
Revolusi Regulasi AI Global 2026: PBB Sahkan Traktat Internasional Penggunaan Kecerdasan Buatan yang Etis
Transformasi Pendidikan Tinggi Vokasi: Menyelaraskan Kurikulum dengan Program Asta Cita
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Lanjutkan Literasi Strategis Anda