4 Langkah Ini Bisa Jauhkan Bayi Dari Penyakit

HarianBernas.com –Â Tidak ada orang tua di dunia ini yang ingin melihat anak mereka sakit.
Bagi ibu yang baru pertama kali memiliki bayi, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan agar risiko anak jatuh sakit berkurang.
Sistem kekebalan bayi yang belum sempurna membuatnya rentan terkena penyakit.
Tak jarang banyak penyakit yang sebenarnya tidak berbahaya bagi orang dewasa justru dapat mengancam nyawa bayi.
Berikut adalah 4 langkah jauhkan bayi dari ancaman penyakit:
1.
Masterclass AI & Fullstack — Sertifikasi Google Gratis
Kuasai AI, Cloud, dan Fullstack Development. Akses 100+ slide interaktif di Slid1st Academy.
Daftar Sekarang — Gratis →Imunisasi
Imunisasi merupakan hal wajib yang harus diberikan kepada bayi.
Dengan imunisasi, bayi bisa terlindung dari berbagai penyakit berbahaya sepeti polio dan difteri.
Dr., dr. Soedjatmiko SpA(K), MSi, di Indonesia mengatakan rata-rata satu bayi (usia 0-12 bulan) meninggal tiap 35 menit dan 1 balita (0-60) meninggal setiap 12 menit.
Hasil dari penelitian disebutkan salah satu penyebabnya adalah kurangnya kepedulian orang tua terhadap pentingnya imunisasi bagi anak.
2.
Warta Pilihan Redaksi:
BERNAS Growth Academy: Belajar Investasi & Web3 dari NolCuci tangan dengan sabun
Hingga usia 6 bulan, bayi rentan terpapar kuman yang bisa menularkan penyakit berbahaya.
Oleh karena itu, orang tua dan orang dewasa di sekitar bayi harus membiasakan mencuci tangan dengan sabun.
Jika orang disekitar sedang terkena flu, sebaiknya jauhkan bayi dari jangkauan orang tersebut.
3.
Jangan beri obat sembarangan
Apabila si kecil sedang sakit, biasanya orang tua akan memberikan obat rumahan untuk meredakan gejala.
Padahal bisa saja berbahaya karena dosis dan kegunaan obat bayi dan orang dewasa sangat jauh berbeda.
Maka dari itu jika bayi menunjukkan kesehatan yang menurun segera bawa ke dokter.
Sebagai antisipasi seperti saat demam, Anda dapat memberikan obat penurun panas yang sebelumnya sudah diresepkan oleh dokter sebagai pertolongan pertama sebelum membawa si kecil ke dokter.
4.
Jauhi asap rokok
Asap rokok sangat berbahaya bagi orang di sekitar terlebih lagi bagi bayi yang sistem kekebalan tubuhnya belum sempurna.
Asap rokok dapat mengganggu sistem pernafasan bayi hingga menyebabkan pneumonia.
Maka dari itu, jangan ragu untuk melarang anggota keluarga merokok di dalam rumah.
Anda juga sangat perlu menghindari penggunaan semprotan berbahan kimia seperti pembersih dan obat nyamuk saat bayi berada di dalam ruangan.
Â
Â
📊 Survei Kilat BERNAS
Apakah Anda tertarik kuliah lagi?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Income Sharing Agreement
Tidak perlu bayar uang kuliah! Kuliah S1/D3 di UNMAHA, kampus pencetak pengusaha. Bayar hanya 15% dari gaji setelah Anda bekerja.

Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Jus Jeruk, Cara Enak Turunkan Risiko Penyakit Stroke
Hal-hal Ini Bisa Picu Terbentuknya Batu di Pusar Anda
Inilah Terapi yang Dilakukan Ria Irawan untuk Melawan Kanker
Cara Mengolah Buah Merah yang Kaya Manfaat
3 Alasan Makan Siang Sambil Bekerja Mampu Mengganggu Kesehatan Anda
4 Cara Mudah Tingkatkan IQ
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di kesehatan
Semantic Authority Linker
Jus Jeruk, Cara Enak Turunkan Risiko Penyakit Stroke
Hal-hal Ini Bisa Picu Terbentuknya Batu di Pusar Anda
Inilah Terapi yang Dilakukan Ria Irawan untuk Melawan Kanker
Tren Kerja Remote Menurun, Perusahaan Teknologi di Indonesia Kembali Wajibkan WFO Mulai April 2026
Revolusi Regulasi AI Global 2026: PBB Sahkan Traktat Internasional Penggunaan Kecerdasan Buatan yang Etis
Transformasi Pendidikan Tinggi Vokasi: Menyelaraskan Kurikulum dengan Program Asta Cita
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Lanjutkan Literasi Strategis Anda