Tak Hanya Dialami Jomblo, Kesepian Ternyata Tingkatkan Risiko Kematian Dini

HarianBernas.com –Â Ketika mendengar kata kesepian, hal pertama yang ada di otak sebagian besar orang adalah jomblo.
Padahal rasa kesepian ini tidak hanya dialami oleh mereka yang belum memiliki pasangan saja.
Kesepian dapat dirasakan oleh semua orang.
Kesepian yang dimaksud tidak hanya kesepian karena tidak memiliki pasangan, namun juga kesepian dalam hubungan sosial.
Kesepian dalam hubungan sosial misalnya tidak memiliki teman untuk sekedar mengobrol.
Seseorang yang mengalami hal tersebut, biasanya akan berdalih bahwa mereka memang menyukai hal tersebut.
Warta Pilihan Redaksi:
Transformasi Ekonomi Digital: Strategi BERNAS Menuju Indonesia Emas 2045Masterclass AI & Fullstack — Sertifikasi Google Gratis
Kuasai AI, Cloud, dan Fullstack Development. Akses 100+ slide interaktif di Slid1st Academy.
Daftar Sekarang — Gratis →Namun, pasti ada kalanya mereka merasa sangat sedih dengan kesendirian yang dialami.
Sebuah penelitian membuktikan bahwa kesepian dapat menimbulkan tingginya risiko terserang penyakit dan kematian di usia muda seperti dilansir dari laman iflscience.com.
Penelitian ini menunjukkan bahwa seseorang yang hubungan sosialnya rendah dapat mengakibatkan obesitas yang berujung pada kematian di usia muda.
Kesepian itu dianggap sebagai keadaan dimana seseorang merasa tidak ada yang bisa memahaminya dan akan menyebabkan hormon stres pada tubuhnya.
Jika hal ini terjadi maka kondisi tubuh akan menurun, insomnia, demensia, bahkan kesehatan kardiovaskular yang menurun.
Para peneliti sebenarnya belum tahu pasti seberapa besar rasa kesepian berpengaruh pada mental seseorang namun sejauh ini depresi dapat timbul karena dipengaruhi oleh rasa kesepian yang mendalam.
Untuk itu, bagi Anda yang sedang merasa kesepian, bukalah diri Anda pada dunia.
Cobalah untuk bergaul dengan lingkungan sekitar agar mendapatkan banyak teman sehingga Anda tidak akan merasa kesepian yang berujung pada kematian dini.
📊 Survei Kilat BERNAS
Berapa penghasilan bulanan ideal Anda?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Income Sharing Agreement
Tidak perlu bayar uang kuliah! Kuliah S1/D3 di UNMAHA, kampus pencetak pengusaha. Bayar hanya 15% dari gaji setelah Anda bekerja.

Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Jus Jeruk, Cara Enak Turunkan Risiko Penyakit Stroke
Hal-hal Ini Bisa Picu Terbentuknya Batu di Pusar Anda
Inilah Terapi yang Dilakukan Ria Irawan untuk Melawan Kanker
Cara Mengolah Buah Merah yang Kaya Manfaat
3 Alasan Makan Siang Sambil Bekerja Mampu Mengganggu Kesehatan Anda
4 Cara Mudah Tingkatkan IQ
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di kesehatan
Semantic Authority Linker
Jus Jeruk, Cara Enak Turunkan Risiko Penyakit Stroke
Hal-hal Ini Bisa Picu Terbentuknya Batu di Pusar Anda
Inilah Terapi yang Dilakukan Ria Irawan untuk Melawan Kanker
Tren Kerja Remote Menurun, Perusahaan Teknologi di Indonesia Kembali Wajibkan WFO Mulai April 2026
Revolusi Regulasi AI Global 2026: PBB Sahkan Traktat Internasional Penggunaan Kecerdasan Buatan yang Etis
Transformasi Pendidikan Tinggi Vokasi: Menyelaraskan Kurikulum dengan Program Asta Cita
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Lanjutkan Literasi Strategis Anda