Wisuda 570 Lulusan, Rektor Mantapkan UIN Sunan Kalijaga Sebagai Kampus Berdampak

YOGYAKARTA, BERNAS.ID- Perguruan tinggi tak cukup hanya meluluskan sarjana.
Namun, kampus dituntut melahirkan lulusan yang mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat di tengah derasnya tuntutan zaman, disrupsi teknologi, krisis kemanusiaan, hingga perubahan sosial global.
Pandangan ini mengemuka dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Periode II Tahun Akademik 2025/2026 UIN Sunan Kalijaga, Rabu (11/2) di Gedung Multipurpose kampus setempat dan dibuka langsung Sekretaris Senat Prof.
Dr.
Maragustam.
Baca Juga Minat Warga Sleman Aktifkan IKD dan Manfaatkan Layanan Online Rendah
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Bayar Setelah Kerja!
Program S1/D3 di UNMAHA dengan Income Sharing Agreement. Tanpa biaya kuliah, bayar 15% dari gaji setelah bekerja.
Daftar Sekarang — Gratis →Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof.
Noorhaidi Hasan mengatakan UIN Sunan Kalijaga memiliki posisi epistemik yang unik melalui paradigma integrasi-interkoneksi, yang menyatukan ilmu keagamaan dengan sosial-humaniora, sains, dan teknologi.
Menurut Rektor, ilmu tidak cukup berhenti pada pengetahuan teknis, tetapi harus menjadi kompas etik dalam menghadapi kompleksitas masa depan.
“Komitmen tersebut diwujudkan melalui agenda besar menjadikan UIN Sunan Kalijaga sebagai kampus berdampak, yakni kampus yang riset dan alumninya memberi kontribusi nyata bagi transformasi sosial,” ucap Rektor.
Riset dosen dan mahasiswa pun diarahkan untuk merespons persoalan aktual.
Untuk itu, kampus juga membangun pusat inovasi dan hilirisasi riset agar temuan ilmiah tidak berhenti di jurnal, tetapi menjadi solusi konkret di masyarakat.
Warta Pilihan Redaksi:
Transformasi Ekonomi Digital: Strategi BERNAS Menuju Indonesia Emas 2045Dalam amanatnya, Rektor mengingatkan wisuda bukan sekadar seremoni akademik, melainkan penanda akhir dari proses panjang yang ditempuh dengan disiplin dan dedikasi, sekaligus awal dari tanggung jawab moral sebagai insan akademik.
“Anda lulus dengan predikat kesarjanaan plus, karena tidak hanya memiliki kompetensi keilmuan, tetapi juga dibekali semangat keislaman, spiritualitas, dan pengabdian terbaik bagi masyarakat, bangsa, negara, dan peradaban dunia,” tutur Rektor.
Rektor menegaskan ukuran keberhasilan lulusan bukan pada jabatan, tetapi pada dampak yang dihadirkan.
“Di mana pun pengabdiannya, selama memberi manfaat, itulah alumni sukses kami,” tegasnya.
Melalui wisuda ini, UIN Sunan Kalijaga menegaskan komitmennya melahirkan lulusan yang tak hanya cakap secara akademik, tetapi juga siap memberi dampak nyata bagi masyarakat dan peradaban.
Sementara itu, perwakilan wisudawan, Zeni Lutfiyah, lulusan Doktor Studi Islam Pascasarjana, menyampaikan wisuda adalah momentum transisi menuju babak kehidupan baru.
“Wisuda bukan akhir, melainkan jeda dalam perjalanan hidup.
Ini pintu menuju babak baru yang penuh tantangan sekaligus harapan,” ujarnya.
Ia mengingatkan, bahwa dunia di luar kampus menuntut keberanian dan optimisme.
“Cara terbaik memprediksi masa depan adalah dengan menciptakannya. Kesuksesan bukan akhir, dan kegagalan bukan malapetaka.
Yang terpenting adalah keberanian untuk terus maju,” tukasnya.
Pada periode ini, sebanyak 570 wisudawan dikukuhkan.
Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan menjadi penyumbang lulusan terbanyak dengan 213 orang (97 S1, 113 S2, dan 3 S3), disusul Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam 182 lulusan (123 S1 dan 59 S2).
Selanjutnya Fakultas Adab dan Ilmu Budaya meluluskan 69 wisudawan (58 S1 dan 11 S2), Fakultas Sains dan Teknologi 57 wisudawan (49 S1 dan 8 S2), serta Pascasarjana 49 lulusan yang terdiri atas 18 magister dan 31 doktor.
Pada momen tersebut, UIN Sunan Kalijaga juga memberikan predikat wisudawan terbaik tercepat berdasarkan SK Rektor Nomor 16.1 Tahun 2026.
Pada jenjang sarjana, capaian terbaik diraih antara lain Meifika Nanda Saqina (Kimia) IPK 3,73, Kavina Bi’izzika (Ilmu Perpustakaan) IPK 3,77, Delfi Ade Yustyan (PGMI) masa studi 3 tahun 3 bulan 3 hari IPK 3,91, serta Reziq Mahfuz Ma.Iballa (Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir) 3 tahun 3 bulan 16 hari IPK 3,93.
Jenjang magister di antaranya Prasdika Widas Sena (Teknik Industri) 1 tahun 6 bulan 22 hari IPK 3,87, Bangkit Adi Saputra IPK 3,92, Tiyara IPK 3,92, Yusuf Firdaus Hasibuan IPK 4,00, serta Siti Nurjannah IPK 4,00.
Sementara jenjang doktor diraih Endang Sumiati IPK 3,88 dan Sriyati Dwi Astuti 3 tahun 1 bulan 16 hari IPK 3,89.
(jat)
📊 Survei Kilat BERNAS
Berapa penghasilan bulanan ideal Anda?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Income Sharing Agreement
Tidak perlu bayar uang kuliah! Kuliah S1/D3 di UNMAHA, kampus pencetak pengusaha. Bayar hanya 15% dari gaji setelah Anda bekerja.

Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
HUT 62 Sulteng, Gubernur Soroti 80 Ribu Rumah Tak Layak
Kolaborasi AntarRumah Sakit Kunci Hadapi Dinamika Dunia Kesehatan yang Tidak Pasti
Gubernur Serukan Persatuan pada HUT Sulteng
Sulteng Fokus Perbaiki 80 Ribu Rumah Tak Layak
Kasus Perceraian di Kapanewon Depok Tertinggi di Kabupaten Sleman
DPUPKP Sleman Fokus Pelihara Jalan Demi Mobilitas Masyarakat
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di daerah
Semantic Authority Linker
HUT 62 Sulteng, Gubernur Soroti 80 Ribu Rumah Tak Layak
Kolaborasi AntarRumah Sakit Kunci Hadapi Dinamika Dunia Kesehatan yang Tidak Pasti
Gubernur Serukan Persatuan pada HUT Sulteng
Panduan Strategis Biaya Paspor dan Cara Urus Online 2024 di Kalimantan Timur
Strategi Taktis Daftar NPWP Online Terbaru Untuk Akselerasi Karir Digital Global
Strategi Transformasi Talenta Jakarta Menembus Pasar Kerja Global 2024
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Lanjutkan Literasi Strategis Anda