DPUPKP Sleman Fokus Pelihara Jalan Demi Mobilitas Masyarakat

SLEMAN, BERNAS.ID – Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman mengambil langkah strategis terkait kondisi jalan.
DPUPKP Kabupaten Sleman melakukan pemeliharaan secara preventif untuk jalan rusak ringan dan sedang.
Kepala Bidang Bina Marga DPUPKP Sleman, Fauzan Ma’ruf, mengatakan fokus utama anggaran dan tenaga sedang dialokasikan ke program pemeliharaan rutin, terutama untuk ruas-ruas jalan dengan kategori kondisi rusak ringan dan rusak sedang.
Menurutnya, strategi tersebut ditempuh untuk mempertahankan kualitas infrastruktur secara merata di 17 kapanewon agar tetap dalam kondisi mantap sepanjang tahun.
“Pemeliharaan rutin secara konsisten akan mempertahankan usia jalan,” katanya, belum lama ini.
Ia berujar, DPUPKP Kabupaten Sleman berupaya menjaga kemantapan jalan agar tetap prima bagi publik sebelum kerusakan kecil berkembang menjadi berat.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Bayar Setelah Kerja!
Program S1/D3 di UNMAHA dengan Income Sharing Agreement. Tanpa biaya kuliah, bayar 15% dari gaji setelah bekerja.
Warta Pilihan Redaksi:
Mengenal Phygital Ecosystem: Masa Depan Media & Ekonomi KreatifApabila jalan telanjur rusak berat, ucapnya, tentu butuh biaya jauh lebih besar untuk melakukan rehabilitasi.
“Untuk menentukan jalan mana yang harus segera mendapatkan rehabilitasi, kami memiliki parameter teknis dan sosial ketat sebagai kompas kerja.
Skala prioritas kami sangat terukur sehingga penggunaan anggaran akan tepat dan efektif,” tambah Fauzan.
Ia menyebut, penentuan skala prioritas tidak hanya berdasarkan tingkat kerusakan fisik permukaan jalan, tetapi juga mempertimbangkan aspek konektivitas dan dampak sosial ekonomi yang ditimbulkan agar memberi manfaat maksimal bagi masyarakat luas.
“Kami tidak melihat tingkat kerusakan jalan saja, melainkan pula fungsi aksesibilitas terhadap pusat pendidikan, kawasan pariwisata, pusat distribusi pangan, serta jalur-jalur penyangga yang mengakses jalan nasional maupun provinsi,” papar Fauzan.
Terkait strategi penanganan di lapangan, DPUPKP Kabupaten Sleman menyesuaikan dengan iklim yang tidak menentu.
Untuk mitigasi kerusakan jalan karena cuaca ekstrem, pihaknya melakukan optimalisasi penanganan saluran drainase secara masif.
“Tujuannya untuk menghindari genangan air yang menjadi musuh utama struktur aspal.
Asal tahu saja, hingga akhir Maret 2026, realisasi program pemeliharaan rutin mencapai 99 kilometer atau 24,75 persen dari target tahunan,” sambung Fauzan.
Plt Kepala DPUPKP Kabupaten Sleman, Sukarmin, menyatakan, Pemerintah Kabupaten Sleman berupaya menyediakan jalan kondisi mantap hingga 80 persen.
Harapannya, masyarakat selalu aman, nyaman, dan efisien dalam melakukan mobilitas. (*)
📊 Survei Kilat BERNAS
Bidang karir impian Anda?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Income Sharing Agreement
Tidak perlu bayar uang kuliah! Kuliah S1/D3 di UNMAHA, kampus pencetak pengusaha. Bayar hanya 15% dari gaji setelah Anda bekerja.

Warta Terkait JOGJA
Local Intelligence Node
Sejarahwan Ungkap Bukti Baru Peran Prancis dan India (Sepoy) Peristiwa Geger Sepehi 1812
Polda DIY Raih Peringkat I Nasional dalam Rekayasa Lalu Lintas Operasi Ketupat 2026
Menagih Hutang Sejarah: Menanti Langkah Prabowo Subianto Meneladani Keteguhan Sultan HB II Melawan Intervensi Asing
1000 KPM Yogyakarta Wisuda Tak Tergantung Pada Bantuan Sosial
Kolaborasi AntarRumah Sakit Kunci Hadapi Dinamika Dunia Kesehatan yang Tidak Pasti
Sinergi Mahasiswa: PERMAINTI Yogyakarta Dukung Polri Wujudkan Ketertiban Masyarakat
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di JOGJA?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di daerah
Semantic Authority Linker
Gubernur Serukan Persatuan pada HUT Sulteng
Wisata Kuliner Wingko Pasar Beringharjo Diburu Wisatawan, Dimasak Tradisional Pakai Arang
1000 KPM Yogyakarta Wisuda Tak Tergantung Pada Bantuan Sosial
Jakarta Global City 2026: Transformasi Pusat Ekonomi Nasional Pasca Perpindahan Ibu Kota
Revitalisasi Kota Tua Jakarta: Menuju Kawasan Ekonomi Kreatif Berbasis Sejarah 2026
Sumbu Filosofis Yogyakarta 2026: Harmonisasi Heritage Digital dan Ekonomi Rakyat
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di JOGJA?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Lanjutkan Literasi Strategis Anda