Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Sejumlah Pedagang Pasar di Sleman Takut Divaksin

Oleh: Redaksi Bernas•7 Mei 2021
Sejumlah Pedagang Pasar di Sleman Takut Divaksin
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Ratusan Pedagang Pasar Divaksin, Sejumlah Pedagang Takut..."

🗓️ Dipublikasikan pada 7 Mei 2021.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita kesehatan terbaru →

SLEMAN, BERNAS.ID – Kabupaten Sleman mulai melakukan vaksinasi terhadap pedagang pasar. Sebelumnya, telah dilakukan vaksinasi terhadap 200 pedagang di Pasar Gentan Jalan Kaliurang, Sleman. Kali ini vaksinasi menyasar 320 pedagang pasar di Pasar Sambilegi, Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (8/5/2021).

Kepala Disperindag Sleman, Mae Rusmi Suryaningsih mengatakan, di Sleman saat ini baru 2 pasar yang sudah melaksanakan vaksinasi pedagang. “Pasar yang lainnya akan dijadwalkan setelah Lebaran dengan melihat persediaan vaksin,” jelasnya di sela-sela kegiatan vaksinasi pedagang Pasar Sambilegi.

Baca Juga : Ketua Satgas Covid-19 Kota Yogyakarta: Tidak Boleh Mengadakan Takbir Keliling

Mae menambahkan, untuk data saat ini, ada 10 ribu pedagang sudah mendaftar untuk vaksinasi dari total 14 ribu pedagang pasar di Sleman. “Selain pedagang, vaksinasi juga menyasar buruh gendong, petugas parkir, sampai petugas keamanan pasar,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Sleman Joko Hastaryo, mengapresiasi para pedagang yang antusias untuk divaksin.

Vaksinasi di Pasar Sambilegi ini menerjunkan 4 vaksinator dari Puskesmas Depok 1 Sleman.

Meski keinginan para pedagang sangat besar untuk vaksinasi, ia tak memungkiri ada sejumlah pedagang yang takut. “Kemarin, ada informasi pedagang yang takut, sudah mendaftar tapi tidak jadi. Sekitar 5-8 pedagang,” katanya.

Untuk yang tidak berani vaksin, Joko menyebut akan diarahkan ke puskesmas. “Untuk kegiatan vaksinasi hari ini dimulai pukul 8 pagi dan diharapkan sebelum pukul 12 siang selesai,” katanya.

“Vaksinasi pedagang pasar akan kembali dijadwalkan setelah Lebaran, seperti Pasar Cebongan, Pasar Sleman, Pasar Godean, dan sebagainya,” imbuhnya.

Saat peninjauan, Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyampaikan, vaksinasi merupakan upaya pemerintah dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada para pedagang dan pembeli. Selain itu, bertujuan untuk peningkatan pertumbuhan ekonomi di masa pandemi.

“Saya pesan kepada para pedagang pasar untuk selalu menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan meski sudah divaksin,” tuturnya. (jat)

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram