Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Sejumlah Bregodo Desa Trihanggo Semarakan Merti Bumi Padukuhan Salakan

Oleh: Redaksi Bernas•30 November 2019
Sejumlah Bregodo Desa Trihanggo Semarakan Merti Bumi Padukuhan Salakan
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"Sejumlah Bregodo Desa Trihanggo Semarakan Merti Bumi Padukuhan Salakan..."

🗓️ Dipublikasikan pada 30 November 2019.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita budaya terbaru →

SLEMAN, BERNAS.ID- Sejumlah bregodo dari wilayah Desa Trihanggo menyemarakkan gelar Merti Bumi di Padukuhan Salakan, Desa Trihanggo, Kecamatan Gamping, Sleman, Yogyakarta. Merti Bumi dilakukan dalam rangka melestarikan budaya dan sebagai bentuk rasa syukur atas hasil bumi, Minggu pagi 1 Desember 2019.

Kepala Desa Trihanggo, Herman Budi Pramono menuturkan Merti Bumi Padukuhan Salakan yang rutin digelar ini diikuti oleh bregodo-bregodo dari seluruh wilayah Desa Trihanggo maupun dari luar Desa Trihanggo bahkan, diikuti bergodo wakil DIY. ?Budaya merupakan salah satu media yang efektif untuk memasukkan konten-konten yang berisi tata nilai sehingga, kita memilih melestarikan budaya yang ada pada masyarakat untuk memasukkan pesan moral bahkan, program pemerintah sekalipun,? ujarnya.

Herman juga menjelaskan bahwa dalam pegelaran merti bumi, seluruh bergodo akan melakukan kirab yang dimulai dari halaman Westlake Resto sampai ke wilayah Dusun Salakan. Dalam kegiatan merti bumi ini juga ditampilkan sejumlah gunungan yang terdiri dari berbagai hasil bumi dipersiapkan oleh sejumlah bregodo untuk diikutkan dalam prosesi kirab bregodo.

Sementara itu, Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatin yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasinya terhadap merti bumi Padukuhan Salakan. ?Merti bumi dan kirab budaya Padukuhan Salakan ini merupakan sebuah wujud atau ungkapan rasa syukur masyarakat atas rezeki yang didapat dan dirasakan oleh masyarakat padukuhan salakan dan sekitarnya,? katanya. (jat)

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram