Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Presiden Dorong Marsinah Direkomendasikan Gelar Pahlawan Dari Kaum Buruh, Siapakah Marsinah?

Oleh: Redaksi Bernas•1 Mei 2025
Presiden Dorong Marsinah Direkomendasikan Gelar Pahlawan Dari Kaum Buruh, Siapakah Marsinah?
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"JAKARTA,BERNAS.ID – Presiden Prabowo Subianto turut hadir dal peringatan Hari Buruh Internasional (mayday). Kehadiran Prabowo mendapatkan antusias dari para bur..."

🗓️ Dipublikasikan pada 1 Mei 2025.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita politik terbaru →

JAKARTA,BERNAS.ID – Presiden Prabowo Subianto turut hadir dal peringatan Hari Buruh Internasional (mayday).

Kehadiran Prabowo mendapatkan antusias dari para buruh, yang hadir di Monas.

Dalam pidatonya, presiden banyak membahas terkait kesejahteraan buruh. Bahkan, ia menyinggung kalau selama maju sebagai calon presiden, kaum buruh selalu berada menjadi pendukung.

Baca Juga :Peringatan Hari Buruh Dunia, Said Sampaikan 6 Tuntutan di Depan Presiden

Yang menarik dari pidato Prabowo adalah ketika buruh menyinggung terkait gelar pahlawan dari kaum buruh. Prabowo pun menyebut nama Marsinah.

Iapun meminta buruh satu suara untuk mengajukan Marsinah mendapatkan gelar pahlawan dari kaum buruh

Lalu, siapakah Marsinah?

Marsinah (10 April 1969 – 8 Mei 1993) adalah seorang aktivis dan buruh pabrik pada masa Orde Baru.

Marsinah bekerja di Perusahaan pada PT Catur Putra Surya (CPS) Porong, Sidoarjo yang diculik dan kemudian ditemukan terbunuh pada 8 Mei 1993, setelah menghilang selama tiga hari.

Mayatnya ditemukan di hutan yang berada di Wilangan dengan tanda-tanda bekas penyiksaan berat.

Baca Juga :Sekjen Serikat Buruh Dunia Sebut Perlu Keterlibatan Buruh Buat Undang-undang

Marsinah memperoleh Penghargaan Yap Thiam Hien pada tahun yang sama.

Kasus ini menjadi catatan Organisasi Buruh Internasional (ILO), dikenal sebagai kasus 1773.

Marsinah, dia adalah aktivis buruh di PT CPS Porong, Sidoarjo yang diculik dan dibunuh pada Mei 1993 karena berani memperjuangkan hak para buruh. Marsinah memimpin demo menuntut kenaikan upah dan lembur yang manusiawi di PT CPS.

Demo sukses, perusahaan setuju.(FIE)

 

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram