Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

Terkini
NASIONAL

Polrestabes Bandung Akan Melakukan Gelar Perkara Dugaan KDRT Ustadz Kondang EE

Oleh: Redaksi Bernas•11 September 2025
Polrestabes Bandung Akan Melakukan Gelar Perkara Dugaan KDRT Ustadz Kondang EE
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"BANDUNG, BERNAS.ID Polrestabes Bandung akan melakukan gelar perkara kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan ustaz kondang EE terhadap..."

🗓️ Dipublikasikan pada 11 September 2025.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita daerah terbaru →

BANDUNG, BERNAS.ID – Polrestabes Bandung akan melakukan gelar perkara kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan ustaz kondang EE terhadap anak kandungnya.

“Jadi hari Senin kita akan melakukan gelar perkara,” ujar Kasat Reskrim Polretastabes Bandung AKBP Abdul Rachman di Polrestabes, Kamis (11/9).

AKBP Abdul menerangkan pihaknya sudah memanggil dan memeriksa Evie.

“Ustadz EE sudah dipanggil beberapa kali, beberapa datang, memenuhi panggilan kami. Kemarin sudah dilakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Gelar perkara yang dilakukan tidak langsung menetapkan tersangka. Namun, dilakukan untuk menentukan apakah kasus ini dapat dilanjutkan ke penyidikan atau tidak.

BACA JUGA : Dongkrak Ekonomi dan Investasi, DPRD Jabar Setujui Pemekaran Cirebon Timur

“Untuk gelar perkara naik sidik,” ucapnya.

“Yang pasti kami dari penyidik melakukan pemeriksaan-pemeriksaan, nanti kita lanjutkan di hari Senin untuk gelar perkara, apakah bisa naik sidik atau tidak,” sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, penceramah kondang, EE dilaporkan ke Satreskrim Polrestabes Bandung, atas dugaan tindak pidana KDRT dan dugaan tindak pidana penganiayaan.

Adapun penceramah tersebut, dilaporkan oleh anaknya sendiri berinisial NAT (19 anak EE) dengan nomor:LP/B/985/VII/2025/SPKT/POLRESTABES BANDUNG/POLDA JAWA BARAT.

Ada lima yang dilaporkan, yakni tindak pidana dengan dasar hukum pasal 44 Jo Pasal 5 UU nomor 23 tahun 2004 tentang KDRT, dan pasal 170 UU nomor 1 tahun 1946 tentang KUHP.

BACA JUGA : Mensos Libatkan TNI/Polri Ajarkan Disiplin Murid Sekolah Rakyat
Kronologi

Korban untuk diketahui, merupakan anak kandung terlapor yang ibunya telah berpisah dengan penceramah tersebut.

Peristiwa bermula saat anaknya yang berinisial NAT menemui Ustadz EE untuk meminta biaya kuliah dan nafkah bulanan pada 4 Juli 2025.

Namun, boro-boro dapat uang, ayahnya justru menyampaikan hal-hal yang tidak mengenakkan dan menyudutan ibu korban serta keluarga besarnya.

Saat NAT akan pulang dari kediaman Ustadz EE, ia dikejar oleh istri sang ustadz yang berinisial DS menarik jaket serta meludahinya.

Selain istrinya, Ustadz EE diduga juga melakukan perbuatan tak terpuji seperti meludahi anaknya dan memukulinya.(ARIS)

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram