Edisi Nasional
Logo BERNAS.id Resmi - Media Nasional & Inspirasi Karir EksekutifBERNAS

Berita Nasional sejak 1946

NASIONAL

Polres Kepulauan Seribu Tetap Kondusif Pasca Kericuhan di Jakarta Utara, ICPW Apresiasi Sistem Pengamanan

Oleh: Redaksi Bernas•15 September 2025
Polres Kepulauan Seribu Tetap Kondusif Pasca Kericuhan di Jakarta Utara, ICPW Apresiasi Sistem Pengamanan
Foto: Redaksi Bernas
RANGKUMAN CEPAT BERNAS
Sumber: journalist
"JAKARTA, BERNAS.ID Situasi keamanan di wilayah Kepulauan Seribu tetap kondusif pasca kericuhan di Jakarta Utara pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Polres Kepulauan..."

🗓️ Dipublikasikan pada 15 September 2025.

Sebagian data dan informasi dalam artikel ini mungkin telah berubah sejak tanggal terbit. Lihat berita hukum terbaru →

JAKARTA, BERNAS.ID – Situasi keamanan di wilayah Kepulauan Seribu tetap kondusif pasca kericuhan di Jakarta Utara pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Polres Kepulauan Seribu dinilai berhasil menjaga stabilitas berkat sinergi antara aparat dan masyarakat.

Ketua Indonesian Civilian Police Watch (ICPW), Bambang Suranto, mengapresiasi kinerja Kapolres Kepulauan Seribu, AKBP Arga Dija Putra. Menurutnya, pendekatan humanis yang dilakukan polisi menjadi kunci terciptanya rasa aman di tengah masyarakat.

Baca Juga : Akses Dokter Spesialis Sulit, Demokrat Tawarkan 9 Rekomendasi untuk Kepulauan Seribu

“Hal itu tercipta karena adanya keberpihakan masyarakat kepada Polri, khususnya Polres Kepulauan Seribu,” ujar Bambang, Senin (15/9/2025).

Ia menjelaskan, berbagai program seperti patroli rutin, sambang, curhat kamtibmas, hingga kegiatan berbagi berkah membuat masyarakat merasa dekat dengan polisi. “Masyarakat merasa nyaman dan percaya, karena setiap unek-unek dan laporan ditindaklanjuti oleh aparat,” tambahnya.

Baca Juga : Komnas Ham Desak Aparat Kepolisian Segera Tangkap Pelaku Teror Wartawan Tempo

Bambang menilai pola pendekatan Polres Kepulauan Seribu bisa menjadi contoh bagi jajaran Polres lain. “Semoga apa yang dilakukan jajaran Polres Kepulauan Seribu dapat terus bermanfaat, sesuai tagline Polri: Polri untuk Masyarakat,” tuturnya.

Sebelumnya, dua kericuhan terjadi di Jakarta Utara pada 30 Agustus 2025.

Pertama, massa tak dikenal mendatangi rumah anggota DPR RI nonaktif Ahmad Sahroni di Kebon Bawang, Tanjung Priok.

Malam harinya, Mapolres Metro Jakarta Utara diserang dengan petasan, flare, hingga bom molotov. Namun, wilayah Kepulauan Seribu tetap aman dari aksi tersebut.

(DID)

Bagikan artikel ini

WhatsAppTelegram